Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 20:20:17 WIB

Rebut lagi Puncak

PSM Makassar Vs Semen Padang FC

Padang Ekspres • Minggu, 05/05/2013 06:15 WIB • GANDA CIPTA • 1228 klik

Semen Padang FC ketika latihan stadion Andi Mattalatta, Makassar

Padang, Padek—Men­da­patkan tiga poin absolute saat dijamu PSM Makasar di sta­dion Andi Mattalatta, hari ini (5/4), merupakan satu hal penting bagi Semen Pa­dang FC. Pasalnya, keme­na­ngan akan mengembalikan Kabau Sirah ke puncak klasemen sementara Indonesia Premier League (IPL) 2013, yang kema­rin direbut Perse­man Manok­wari setelah ber­main imbang dengan Pro Duta Medan, 1-1.

 

Saat ini Hengki Ardiles dkk berada diperingkat kedua kla­se­men dengan poin 16, hasil dari lima kali menang dan sekali imbang. Jumlah terse­but berbeda satu poin atas Perseman Manokwari. Hanya saja, tim asal Papua itu sudah memainkan dua pertan­dingan lebih banyak dari Semen Padang FC.

 

“Terlepas ingin kembali merebut posisi puncak, pada setiap laga yang kami main­kan, targetnya akan selalu sama, poin maksimal,” sebut pelatih kepala Semen Padang FC Jafri Sastra, saat Padang Ekspres hubungi via ponsel, Sabtu (4/5).

 

Meraih poin maksimal di Makasar, jelas bukan satu hal yang mustashil. Apalagi jika melihat posisi di klasemen saat ini. Di mana, PSM Makasar berada di peringkat sembilan dengan poin sembilan, hasil dari tiga kali menang dan empat kali kalah.

 

Modal lain Semen Padang FC adalah hasil impresif yang baru saja mereka raih pada kompetisi level Asia, AFC Cup. Di mana mereka lolos ke babak 16 besar tanpa sekalipun ter­sen­tuh kekalahan dalam enam laga penyisihan grup E. Mereka mencatat lima keme­nangan dan satu imbang.

 

Di  kompetisi lokal, Semen Padang FC juga belum sekalipun terkalahkan. Dalam dua laga tandang yang telah dimainkan, anak asuh Jafri Sastara meraih satu keme­nangan dan satu hasil imbang.

 

Dari sisi materi pemain, duet pelatih Suhatmanan Iman dan Jafri Sastra pun dapat menurunkan amunisi terbaiknya, kecuali Novan Setya Sasongko. Bek kiri terse­but sedikit bermasalah dengan engkel kaki kirinya. Kemung­kinan besar, Ricky Akbar Oha­rella yang tampil impresif pada laga terakhir Kabau Sirah 1 Mei lalu, akan menggantikan peran Novan.

 

Sementara itu, PSM Maka­sar terancam tidak dapat di­per­kuat empat pemain anda­lan­nya, yakni M Rahmat, Sa­trio Syam, Cristian Febre, dan Andi Odang. Me­­­reka dika­­­barkan terkena ci­dera. “Itu ha­nya di pem­­beri­ta­an. Kami tak bisa mem­per­ca­­yai­nya. Ka­mi akan tetap mempersiapkan tim se­ca­ra all out. Anak-anak pun sudah kami minta untuk tam­pil mak­simal,” sebut Direktur Teknik Semen Padang FC Su­hat­man Imam yang dihubungi terpisah.

 

Tapi bagaimanapun, tim yang kini di sponsori Semen Indonesia ini tetap harus was­pada. Pasalnya, PSM Makasar juga memiliki catatan kandang yang baik. Di mana, tiga keme­nangan yang diraih tim Juku Eja itu, semuanya didapat di kandang sendiri.

 

“Tentunya kami harus was­pada dengan hal tersebut. Bermain tandang tak semudah di kandang. Tapi yang jelas, kami bermain untuk mencari menang. Mudah-mudah bisa tercapai,” ungkap Jafri Sastra.

 

Sementara itu, berda­sar­kan informasi dari media officer Semen Padang FC Ronny J Suha­tril, pelatih Kepala PSM Maka­sar Petar Segrt sangat mewas­padai kekuatan yang kini dimi­liki Semen Padang FC. Menu­rutnya, Kabau Sirah adalah tim terkuat di Indonesia saat ini. Terlebih dengan belum terka­lah­kannya Semen Padang FC di Liga ataupun di Piala AFC.

 

“Besok (hari ini) adalah pertandingan yang sangat ba­gus. Kami melawan tim yang kuat. Namun dengan bermain di kandang sendiri, kami akan berusaha  menampilkan yang terbaik untuk mencapai hasil maksimal” ujar Petar, dalam sesi press conference, kemarin. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!