Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 12:43:41 WIB
RAKYAT SUMBAR

Pasangan Mesum Digerebek

Bermesraan di Kebun Teh Siang Bolong

Padang Ekspres • Selasa, 30/04/2013 12:21 WIB • REDAKSI • 1338 klik

Solsel, Padek—Seorang pe­muda dan janda tertangkap basah berbuat mesum di siang bolong di kebun teh Bangun Rejo, Sungai Lambai, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Solok Selatan. Pasangan mesum ini digerebek polisi pamong praja (Pol PP) Solsel, kemarin (29/4), sekitar pukul 12.00 WIB.

 

Pasangan itu berinisial JP, 26, warga Sungai Geringging, Padangpariaman dan NH, 27, warga Mudiaklaweh, Nagari Suko Pasir Talang, Kecamatan Sungaipagu.

 

Pasangan terlarang ini di­tang­kap sedang bermesraan di kebun teh. “JP dan NH digere­bek saat berpelukan dan berciu­man di semak kebun teh itu,” ujar Yosefli Kasi Operasional Pol PP Solsel kepada Padang Ekspres.

 

Menurut Yosefli, petugas curiga ketika melihat dedaunan teh bergoyang cukup lama. Ketika digerebek, ternyata JP dan NH telah bergumul di atas semak.

 

Penyidik Pol PP Solok Sela­tan, Agustiawarman menga­takan, pengakuan JP saat itu hanya berpelukan dan berciu­man dengan NH sekitar 15 me­nit sebelum digerebek Pol PP.

 

Setelah dimintai ketera­ngan, kedua pasangan ini di­per­bolehkan pulang. Saat itu mereka berjanji akan menikah dan tidak mengulangi perbu­atan asusila itu.

 

Untuk memberi sanksi ter­­ha­dap pelanggaran norma, dia mengusulkan Perda Nomor 21/2007 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Maksiat direvisi kembali.

 

Tahun ini, kinerja Pol PP Solok Selatan lemah diban­dingkan dua tahun sebelum­nya. Tahun 2011, sebanyak 39 kasus pelanggaran norma di Solsel, 10 kasus pada tahun 2012. Tiga kasus tahun 2013. Rata-rata dilakukan pasangan usia 30 tahun ke bawah. (mg20)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!