Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 22:26:32 WIB
METROPOLIS

KPU Temukan Bacaleg PNS

BKD: Jika Ditemukan, Diberhentikan

Padang Ekspres • Selasa, 30/04/2013 10:40 WIB • EKA RIANTO • 482 klik

-

Sungaisariak, Padek—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang menemukan beberapa bakal calon anggota legislatif (bacaleg) berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Atas temuan itu, KPU Padang akan mela­kukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), guna memastikan status bacaleg tersebut.

 

“Dari verifikasi yang telah dila­kukan, ditemukan beberapa bacaleg berstatus PNS. Kami akan meng­koordinasikan hal ini dengan BKD,” kata Koordinator Divisi Teknis dan Penyeleng­gara­an Pemilu KPU Padang, M Sjahbana Sjam kepada war­­tawan, kemarin (29/4).

 

Sesuai Peraturan KPU No 07/2013 tentang Pen­ca­­lonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabu­paten/kota, PNS harus mengun­durkan diri jika mencalonkan diri sebagai baca­leg. “Salah satunya harus dikor­ban­kan. Kalau ingin masih jadi PNS, pencalegan diba­tal­kan. Kalau ingin nya­­leg, PNS haus mundur,” tegas Boim—panggilan ak­rab­nya. Boim pun belum bisa memberikan data se­cara ke­se­luruhan karena masih dalam proses verifikasi.

 

Selain bacaleg PNS, KPU Pa­dang juga akan memperjelas status bacaleg yang “lompat  pagar”. “Status mereka ini perlu diperjelas dengan mengisi formulir BB5. For­mulir ini surat yang menyatakan kesediaan untuk mengundurkan diri dari DPRD jika anggota DPRD itu menjadi caleg di partai lain, bukan partai pengusung sebelum­nya yang mengantarnya jadi ang­gota DPRD,” kata mantan wartawan ini.

 

Boim mengatakan hingga saat ini belum menemukan bacaleg yang tersangkut kasus pidana, maupun anggota TNI atau Polri. “Dari 4 tim verifikasi, belum  ada laporan soal itu. Prosesnya, masih berjalan,” katanya.

 

Soal ijazah, KPU akan ber­koordinasi dengan Dinas Pen­didikan dan Kantor Kemen­terian Agama. Sebab, ada dite­mukan beberapa ijazah yang perlu ditindaklanjuti dengan memastikan keabsahannya ke instasi bersangkutan. “KPU juga akan berkoordinasi de­ngan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) soal kesehatan para ba­caleg,” katanya.

 

Dalam sehari, sebut Boim, KPU mengupayakan melaku­kan verifikasi terhadap empat parpol.

 

Karena itu,  KPU akan memantau terus kelengkapan persyaratan pendaftaran ba­caleg saat verifikasi. Proses verifikasi berlangsung sejak 23 April hingga 6 Mei.

 

KPU akan menyampaikan hasil verifikasi administrasi ke pimpinan partai politik atau petugas penghubung pada 7-8 Mei. Parpol diberi kesempatan untuk memperbaiki berkas pada 9-22 Mei. Termasuk mengajukan pengganti daftar bacaleg.

 

“Pada 30 Mei hingga 13 Juni, KPU akan melakukan penyusunan dan penetapan daftar caleg sementara (DCS). Selama 14 hari lamanya akan ada uji publik yang melibatkan masyarakat memberikan ma­su­kan terkait DCS yang telah ditetapkan KPU,” sebut Boim.

 

Kepala BKD Padang, Asnel mengaku hingga saat ini BKD belum ada menerima surat pengajuan permohonan untuk pensiun dini atau berhenti terkait pemilu atau pilkada. “Kita siap memberikan data yang diminta KPU Padang. Jika memang ada caleg yang PNS, maka akan di­ber­hen­tikan kalau memang tidak minta berhenti,” tuturnya. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!