Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 13:12:54 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Agam

Masyarakat Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

Pemkab Sediakan Dana Rp 850 Juta

Padang Ekspres • Berita Sosial • Kamis, 25/04/2013 12:17 WIB • REDAKSI • 223 klik

Agam, Padek—Luasnya dae­rah Kabupaten Agam dan mi­nim­nya perhatian Pemkab setempat terhadap kerusakan jalan, membuat warga Jorong Kubu Pisang, Kenagarian Ba­tu­­taba, Kecamatan Ampe­kang­­kek, memperbaiki sendiri jalan yang rusak dengan me­numbok jalan yang rusak de­ngan semen dan kerikil. Al­ha­sil, dari 900 meter jalan yang rusak tersebut sudah selesai diperbaiki separohnya dengan cara swadaya.

 

Pengamatan Padang Eks­pres di lapangan, setidaknya, puluhan masyarakat setempat setiap hari Minggu melakukan gotong royong (goro), sehingga perbaikan jalan yang rusak berlangsung dengan cepat. Namun, akibat keterbatasan dan, menyebabkan panitia pengumpul dana “kewalahan” sehingga untuk sementara ini perbaikan jalan dihentikan.

 

”Betul. Karena keterba­tasan dana, untuk sementara perbaikan jalan dihentikan. Mudah-mudahan  dengan ter­kumpulnya dana dari masya­ra­kat dan perantauan dalam waktu dekat ini, pekerjaan bisa dimulai kembali hingga sele­sai,” ujar salah seorang penitia pengumpul dana, Can, kepada Padang Ekspres kemarin.

 

Dia mengatakan, dengan rusaknya jalan di daerahnya, telah menyebabkan roda pere­konomian masarakat tergang­gu, yang kebanyakan bertani dan mengolah konveksi. “Ya, mudah-mudahan dengan ce­pat­nya penyelesaian jalan yang rusak, roda perekonomian masyarakat pun menjadi lan­car,” harapnya.

 

Berbeda dengan daerah jorong Kubu Pisang. Jalan rusak lainnya di Kecamatan Banuhampu, Ampekangkek dan Canduang, yang sudah berlangsung cukup lama, ma­sih dibiarkan berlubang-lu­bang sehingga sangat meng­anggu kelancaran ekonomi masyarakat setempat. Heran­nya, Pemkab Agam di bawah kepimimpinan Indra Catri, terkesan cuek, kendati masya­rakat setempat sudah bebe­rapa kali meminta perbaikan jalan.

 

”Sejak jalan kami diaspal di jaman orde baru (orba), tidak pernah diperbaiki. Padahal, dengan kondisi jalan yang berlubang-lubang ini, sudah berapa kali kami menyurati Pemkab Agam untuk diper­baiki. Tapi hasilnya hingga saat ini masih nihil,” jelas Malin, warga Kubangputiah.

 

Kepala Dinas PU Kabu­paten Agam, Yunaldi, menga­takan, segera memperbaiki jalan rusak, karena telah terse­dia anggaran sebesar Rp 850 juta. Dia mengatakan, jalan kabupaten Agam yang rusak saat ini sepanjang 1.560 km, sehingga untuk memper­baiki­nya perlu dana yang cukup besar. “Karena itu, perbaikan jalan rusak dalam waktu dekat hanya akan diprioritaskan ke­pada jalan yang rusak pa­rah,” jelasnya. (edi)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!