Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 16:51:15 WIB
PRO SUMBAR

Caleg GRIB Sumbar untuk DPR Ditolak

Padang Ekspres • Jumat, 19/04/2013 13:59 WIB • REDAKSI • 739 klik

Padang, Padek—Meski Par­tai Gerindara dan Ormas Gera­kan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) sama Prabowo Subian­to Ketua Dewan Pembinanya, namun un­tuk calon legislatif (caleg), Gerin­dra tak loloskan caleg yang dire­komendasikan oleh GRIB.

 

Bahkan penolakan Caleg yang direkomendasikan GRIB tidak saja terjadi di Sumbar, tapi ham­pir di seluruh  Indonesia.

 

"Dari 27 nama yang direko­me­nasikan menjadi Caleg DPR RI ke Partai Gerindra hanya dua yang lolos.  Satu Sekjen DPP GRIB dan satunya lagi Ketua DPD GRIB DKI Jakarta, sele­bih­nya tak lolos. Bahkan Ketua DKI akhirnya mundur karena tidak diakomodir di Partai Gerindra,” ujar Ketua DPD GRIB Sumbar Khadafi Azwar, Kamis (18/4) di Padang kepada wartawan.

 

Menurut Khadafi yang juga Panglima GRIB Sumatera itu, penolakan kader GRIB di Ge­rin­­dra justru membuat GRIB mem­pertanyakan keputusan Gerin­dra. “Yang pasti ditolak­nya kader GRIB jadi Caleg Ge­rindra, sama artinya Gerin­dra meng­ker­dilkan sendiri bapak Prabowo Subianto men­jelang Capres 2014,” ujar Kha­dafi.

 

Kata Khadafi, keputusan Ge­rin­dra dinilainya berimbas lang­sung pada pencitraan dan popu­laritas Prabowo yang masih tera­tas di­banyak lem­baga survey Cap­res.

 

Keputusan DPP

 

Sementara, Tim Ko­mu­nikasi DPD Gerindra Sumbar Hidayat SS mengatakan untuk penca­lonan di DPR RI, semua kewe­nangannya ada di tangan DPP. “Diterima atau tidaknya sebagai bacaleg, termasuk penentuan nomor urut ada di pengurus pusat, DPD hanya mengusulkan nama-nama ca­lon,” ujarnya.

 

Hal itu, kata Hidayat, beda dengan penentuan bacaleg DP­RD, meski melalui DPD, namun te­tap dikoor­dinasikan ke DPP. (zil)  

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!