Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 14:37:32 WIB
PRO SUMBAR

Gubernur Desak Pembentukan KJKS

Padang Ekspres • Kamis, 18/04/2013 12:41 WIB • REDAKSI • 265 klik

Padang, Padek—Bupati dan wali kota diminta segera mem­ben­tuk Koperasi Jasa Ke­uangan Sya­riah (KJKS). Pasalnya, program sesuai tuntutan UU No 17 Ta­­hun 2012 tentang Per­kope­ra­sian itu diyakini mampu me­ngu­rangi pengangguran dan ke­mis­kinan. Pemprov Sumbar dalam wa­k­tu dekat mengeluarkan surat edaran ke kota dan kabupaten guna merealisasikan ketentuan UU tersebut.

 

”Berdasarkan data Bappenas ke kita, satu-satunya kegagalan Sum­bar adalah mengurangi jum­­lah pengangguran. Untuk ang­ka kemiskinan, pertum­bu­han ekonomi dan Indek Pem­ba­ngunan Manusia (IPM), Sumbar di atas rata-rata nasional. Inilah pe­kerjaan besar harus kita upa­ya­kan bersama,” ujar Gu­bernur Sum­b­ar Irwan Pra­yitno, di Hotel Pangeran Beach saat acara so­sialisasi  KJKS, kemarin (17/4).

 

Cara paling tepat mengu­rangi pengangguran dan kemis­kinan, menurut Irwan, adalah me­lalui ekonomi kerak­yatan. Ber­­beda dengan daerah lain ber­­upaya mengurangi jumlah pen­­du­duk miskin dan pe­ngang­­gu­ran mela­lui men­da­tang­kan inves­tor.

 

”Karakteristik orang Sum­bar sedikit berbeda. M­e­reka tak mau bekerja dengan otot, tapi dengan otak. Mereka tak suka diperintah dan diatur-atur. Orang Minang le­bih suka me­ngatur diri mereka sen­diri da­lam berusaha,” ujar­nya. Rata-rata orang Minang dalam men­jalankan usahanya cende­rung bekerja sendiri. Nah, itulah sebabnya UMKM sangat ber­kembang di Sumbar.

 

”Sesuai amanah UU No 17 Tahun 2012 tentang  Perko­perasian, menga­manatkan un­tuk membentuk KJKS. Di Sum­bar, hanya Padang men­jalankan program ini dengan baik. Bah­kan, seluruh kelurahan telah ada KJKS-nya,” ujarnya. Maka­nya, dia berharap kepala daerah bisa men­contoh wali kota Padang da­lam mengembangkan KJKS. 

 

Politisi PKS ini juga menye­but­kan bahwa pada 26 April men­datang, dia akan me­ngum­pul­kan BUMN/ BUMD, per­ban­kan untuk menyamakan per­sep­si soal program pem­berdayaan mas­yarakat. (ayu)

 

 ”Seluruh stokeholders mesti memiliki persepsi sama, sehingga pengurangan pengangguran dapat diwujudkan salah satunya lewat KJKS,” ujarnya. (ayu)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!