Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 02:08:04 WIB
METROPOLIS

Penjambret Gasak Ibu Muda di Keramaian

Padang Ekspres • Senin, 15/04/2013 14:05 WIB • REDAKSI • 680 klik

Sawahan, Padek—Maraknya aksi jambret kian meresahkan warga Padang. Aparat kepolisian seolah tak berdaya mencegah aksi bandit-bandit jalanan di ibu kota Sumbar ini.

 

Kemarin (14/4), seorang ibu muda dijambret di Jalan Sa­wahan, persisnya di dekat SPBU Sawahan. Kalung emas seharga Rp 8 juta, raib digasak pen­jam­bret. Beruntung dalam aksi ter­sebut ia tidak terjatuh dari kendaraan.

 

Korban bernama, Suci Vor­moni, 26, warga Jalan Situjuh III, Jatibaru, Kecamatan Padang Timur. Suci diboncengi sau­daranya. Begitu sampai di depan SPBU Sawahan, tiba-tiba motor korban diserempet seorang pemuda. Dalam sekejap, pelaku langsung merampas kalung emas di leher Suci.

 

Meski telah berteriak minta tolong kena jambret, tidak ada warga dan pengendara di sekitar kejadian yang mengejar pelaku. “Saya tidak menyangka pemuda itu mau menjambret, karena kawasan itu ramai. Saya lihat pelakunya kabur ke arah Gan­ting, “ ujarnya Suci saat me­la­porkan kejadian itu di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang, ke­marin.

 

Kanit SPKT Polresta Padang Ipda Masriawan mengatakan, laporan dengan nomor Laporan LP/615/K/IV/SPKT Unit III akan diserahkan ke bagian Sat­res­krim untuk ditin­daklanjuti.

 

Masih Pengembangan

 

Kasus jambret makin berani di beraksi di Padang. Dalam aksinya, dua wanita meninggal dunia dijambret penjahat di jalanan pada akhir 2012 lalu. Dua wanita tersebut adalah Zuraida, 41 Guru SMA Semen Padang, dan Yetti Yusuf, 56, staf Kelurahan Simpangharu. Hing­ga kini, para pelakunya belum tertangkap.

 

Kasat Reskrim Polresta Pa­da­ng Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, kasus pen­jam­bre­tan yang menewaskan dua orang ter­sebut berkasnya masih di penyidik. “Kami masih mela­kukan pengembangan dan pen­ye­lidikan,” ujarnya.

 

Koordinator Police Watch Sumbar, Ilhamdi Taufik me­nga­takan, tidak terungkapnya para penjambret di Padang menan­dakan lemahnya kinerja ke­po­lisian dalam mengungkap kasus kriminal.

 

“Polisi perlu memetakan lo­kasi-lokasi rawan tindak ke­jaha­tan, sehingga kepolisian di ka­wasan tersebut mampu me­ning­katkan kewaspadaan dengan patroli dan pengintaian. Dengan demikian, pelaku kejahatan bisa ditangkap. Di samping itu masyarakat saling menjaga kea­manan lingkungan,” ucap­nya. (w)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!