Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 10:14:23 WIB
METROPOLIS

Penjambret Gasak Ibu Muda di Keramaian

Padang Ekspres • Senin, 15/04/2013 14:05 WIB • REDAKSI • 684 klik

Sawahan, Padek—Maraknya aksi jambret kian meresahkan warga Padang. Aparat kepolisian seolah tak berdaya mencegah aksi bandit-bandit jalanan di ibu kota Sumbar ini.

 

Kemarin (14/4), seorang ibu muda dijambret di Jalan Sa­wahan, persisnya di dekat SPBU Sawahan. Kalung emas seharga Rp 8 juta, raib digasak pen­jam­bret. Beruntung dalam aksi ter­sebut ia tidak terjatuh dari kendaraan.

 

Korban bernama, Suci Vor­moni, 26, warga Jalan Situjuh III, Jatibaru, Kecamatan Padang Timur. Suci diboncengi sau­daranya. Begitu sampai di depan SPBU Sawahan, tiba-tiba motor korban diserempet seorang pemuda. Dalam sekejap, pelaku langsung merampas kalung emas di leher Suci.

 

Meski telah berteriak minta tolong kena jambret, tidak ada warga dan pengendara di sekitar kejadian yang mengejar pelaku. “Saya tidak menyangka pemuda itu mau menjambret, karena kawasan itu ramai. Saya lihat pelakunya kabur ke arah Gan­ting, “ ujarnya Suci saat me­la­porkan kejadian itu di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang, ke­marin.

 

Kanit SPKT Polresta Padang Ipda Masriawan mengatakan, laporan dengan nomor Laporan LP/615/K/IV/SPKT Unit III akan diserahkan ke bagian Sat­res­krim untuk ditin­daklanjuti.

 

Masih Pengembangan

 

Kasus jambret makin berani di beraksi di Padang. Dalam aksinya, dua wanita meninggal dunia dijambret penjahat di jalanan pada akhir 2012 lalu. Dua wanita tersebut adalah Zuraida, 41 Guru SMA Semen Padang, dan Yetti Yusuf, 56, staf Kelurahan Simpangharu. Hing­ga kini, para pelakunya belum tertangkap.

 

Kasat Reskrim Polresta Pa­da­ng Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, kasus pen­jam­bre­tan yang menewaskan dua orang ter­sebut berkasnya masih di penyidik. “Kami masih mela­kukan pengembangan dan pen­ye­lidikan,” ujarnya.

 

Koordinator Police Watch Sumbar, Ilhamdi Taufik me­nga­takan, tidak terungkapnya para penjambret di Padang menan­dakan lemahnya kinerja ke­po­lisian dalam mengungkap kasus kriminal.

 

“Polisi perlu memetakan lo­kasi-lokasi rawan tindak ke­jaha­tan, sehingga kepolisian di ka­wasan tersebut mampu me­ning­katkan kewaspadaan dengan patroli dan pengintaian. Dengan demikian, pelaku kejahatan bisa ditangkap. Di samping itu masyarakat saling menjaga kea­manan lingkungan,” ucap­nya. (w)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!