Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 10:16:42 WIB
METROPOLIS

Ujian Nasional SMP Dimulai 22 April

Disdik Ingatkan Siswa tak Menyontek

Padang Ekspres • Senin, 15/04/2013 11:50 WIB • REDAKSI • 875 klik

Wako Padang Fauzi Bahar memperhatikan dokumen soal UN yang akan didistrubiskan

Aziz Chan, Padek—Usai ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA dalam pekan ini, gili­ran 13.421 siswa SMP/MTs se-Kota Padang akan mengikuti UN mulai Senin (22/4). Pelak­sanaan UN tingkat SLTP ini tidak jauh berbeda dengan SL­TA. Naskah soal dan jawaban disatukan dan memiliki kode dengan sistem barcode. Dalam satu kelas terdapat 20 naskah soal yang berbeda.

 

“Jadi, tidak ada ke­mu­ng­kinan naskah soal itu bocor. Kalau ada kunci jawaban yang be­redar sebelum ujian di ka­la­ng­an siswa, saya jamin tidak be­nar,” kata Kepala Dinas Pen­di­dikan Padang, Indang Dewata didampingi Kabid Pendidikan Dasar, Jelta Masri kepada Pa­dang Ekspres, di sela-sela pen­dis­tribusian soal UN tingkat SLTA, kemarin.

 

Jelta menambahkan, 1.452 pengawas dikerahkan men­gawasi 652 lokal besar (kapasitas 20 kursi), dan 74 ruang kecil (kapasitas kurang 20 kuris). Pengawas ujian adalah guru yang tidak mengajar mata pela­jaran yang diujiankan. Satu ruangan diawasi dua orang guru yang juga diawasi dari per­gu­ruan tinggi. “Bahkan untuk meng­hin­dari kecurangan yang dilakukan guru dan pengawas, Ke­men­dik­bud telah menetapkan sanksi bagi peserta ujian, guru atau pe­nga­was yang berbuat curang,” ujar­nya.

 

Pelanggaran terparah bagi peserta didik adalah menyontek atau melihat kunci jawaban. Bila ketahuan, peserta UN langsung dinyatakan gagal pada mata pela­jaran tersebut. Untuk pe­nga­was, pelanggaran terberat adal­ah memberi contekan pada sis­wa. “Kita mewanti-wanti siswa dan guru untuk tidak berbuat curang. Yang mela­kukan penga­wa­san terhadap guru ini, dari perguruan tinggi,” ujar Jelta Masril.  

 

Jelta mengharapkan peserta ujian untuk percaya diri karena persiapannya dinilai telah mak­si­mal. “Dari Disdik Padang telah memberikan sejumlah uji coba seperti pra-UN tingkat kota dan provinsi,” ucapnya.

 

Indang Dewata meyakini hasil UN tingkat SLTP tahun ini lebih bagus dari tahun lalu. Dia me­nargetkan kelulusan men­capai 100 persen dan dengan nilai terbaik di Sumbar. Jika dibandingkan dengan daerah lain, peserta UN di Padang paling banyak.

 

“Dengan jumlah yang ban­yak, jika dilihat dari peringkat, ten­tunya sulit Padang berada di urutan nomor 1 se-Sumbar. Tapi saya yakin, sekolah-sekolah di Padang akan memiliki rangking teratas dalam jumlah nilai rata-rata,” ujar Indang. (ek)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!