Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 13:21:07 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Siswi SMP Dihamili Bapak Tiri

Bungkam ke Polisi, Curhat ke P2TP2A

Padang Ekspres • Berita Kriminal • Rabu, 10/04/2013 12:23 WIB • FAJAR RILLAH VESKY • 1299 klik

Limapuluh Kota, Padek—Teka-teki hamilnya siswi SMP berusia 14 tahun asal Nagari Mungo, Kecamatan Luak, Li­mapuluh Kota akhirnya ter­kuak. Polisi menduga, siswi yang sebut saja bernama Ma­war itu, dihamili UT, 55, bapak tirinya yang sehari-sehari be­kerja sebagai tukang panjat kelapa.

 

“Kuat dugaan, Mawar di­ha­mili bapak tirinya berinisial UT. Sekarang, UT sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Rubintoro Suhada, me­la­lui Kasat Reskrim AKP Jef­rizal Jarun dan Kaur Reskrim Ipda Ismet kepada Padang Ekspres, Selasa (9/4) sore.

 

Menurut AKP Jefrizal Ja­run, terungkapnya UT sebagai pelaku pencabulan terhadap anak tirinya Mawar (nama samaran),  tidak terlepas dari koordinasi antara Unit Pela­yanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Payakumbuh, dengan Pusat Pelayanan Ter­padu Perlindungan Perem­puan dan Anak (P2TP2A) Li­mapuluh Kota.

 

“Awalnya, kami dapat in­for­masi, bahwa Mawar hamil di luar nikah. Walau belum dapat laporan, kami tetap berupaya meminta keterangan Mawar, tentang siapa pelaku yang menghamilinya. Namun, kami kesulitan mendapat ke­terangan, karena Mawar me­milih bungkam,” kata AKP Jefrizal Jarun.

 

Kendati demikian, polisi yang terus didesak masyarakat untuk mengungkap kasus ter­se­but, termasuk dari anggota DPRD Riko Febrianto, tidak kehilangan strategi. Sejak Se­nin  (8/9) siang, sejumlah polwan yang menjadi penyidik di Unit PPA, kembali me­meriksa Mawadan melakukan penyelidikan tertutup.

 

Sayang, upaya itu belum membuahkan hasil signifikan. Korban Mawar yang menga­lami depresi berat, tetap me­ngun­ci bibirnya rapat-rapat. Hal  itu memaksa polwan ber­sama tim P2TP2A Limapuluh Kota, membawa paksa Mawar dari rumahnya di Nagari Mu­ngo, menuju sebuah shelter yang dirahasiakan.

 

Selama berada di shelter itulah, menurut Wakil Ketua P2TP2A Limapuluh Kota O SH, Mawar menceritakan se­mua peristiwa memilukan yang dialaminya. Mendengar curahan hati (curhat) Mawar, tim P2TP2A yang berkoor­dinasi dengan polwan,  mem­bawa gadis malang itu ke Ma­polres Payakumbuh, Selasa pagi.

 

Selain didampingi mem­buat laporan, Mawar juga langsung menjalani peme­riksaan. Selama pemeriksaan, tim dari P2TPA Limapuluh Kota yang diketuai Ny Ris­mawati Alis Marajo, dengan ketua harian Desembri P Cha­niago, wakil ketua dr Prima Noveky Syahrir dan O SH, serta Sekretaris Nenengsih, terlihat menemani Mawar.

 

“Kami akan mendampingi anak ini sampai kasusnya tun­tas. Kami juga akan berupaya, membantu kehidupan anak ini, beserta ibu dan dua adik­nya yang masih balita. Meng­ingat, mereka berasal dari keluarga tidak mampu. Dalam hal ini, kami berharap Dinas Sosial juga turut serta,” kata O SH.

 

Pemilik nama terpendek di dunia itu juga menegaskan, bahwa P2TP2A tidak tebang-pilih dalam menyikapi laporan anak-anak korban kejahatan dan pelecehan seksual. Tim P2TP2A terlambat menerima pengaduan Mawar,  karena harus menerima laporan dulu dari masyarakakat, paling tidak lewat SMS atau media-massa.

 

“Kami telah bekerja mak­simal, tapi dalam masalah Mawar, kami memang terlam­bat menerima pengadua. Wa­lau demikian, selama 2013 ini, kami telah menangani 13 ka­sus. Sedangkan 2012, ada 20 kasus melibatkan perempuan dan anak yang kami tangani,” kata O SH yang juga Direktris Perusda Gonjong Limo.

 

Di sisi lain, anggota DPRD Limapuluh Kota dari Partai Golkar Riko Febrianto dan Ketua PKB Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, mengapresiasi kerja keras polisi dan tim P2TP2A, dalam mengungkap kasus pencabulan terhadap siswi SMP asal Nagari Mungo. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!