Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 19:52:52 WIB
RAKYAT SUMBAR

Perampok Emas Dijerat UU Senpi

Padang Ekspres • Sabtu, 06/04/2013 13:39 WIB • • 308 klik

Dharmasraya, Padek—Nov­ri, 27, perampok ber­senjata api spesialis toko emas yang ditangkap Polres Dhar­masraya beberapa waktu lalu, juga terlibat dalam aksi peram­pokan dua toko emas di Batang Hari, Jambi. Kamis (4/4), anggota Polres Batang Hari mendatangi Polres Dhar­mas­raya untuk meminta ketera­ngan pada Novri terkait pe­ram­pokan dua toko emas di Batang Hari.

 

Kapolres Dhar­mas­ra­ya, AKBP Chairul Aziz didam­pingi Kasat Reskrim Iptu  Lazuardi mengatakan, selain di Dharmasraya dan Sijun­jung, Novri juga merampok dua toko emas di Batang Hari.

 

Polres Dharmasraya masih mengumpulkan bukti dan ke­te­rangan untuk menjerat kor­ban dengan kasus peram­po­kan. Untuk melengkapi ber­kas perampokan, Polres Dhar­masraya menjerat tersangka dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepe­milikan Senjata Api dengan ancaman penjara 10 tahun.

 

Menurut Chairul,  belum dinaikkannya kasus peram­pokan yang dilakukan tersang­ka di Pasar Ampalu Dhar­masraya, karena belum ada saksi yang membenarkan  me­li­hat tersangka melakukan perampokan. Karena pada saat merampok, tersangka pakai penutup kepala.

 

Selain itu, kata Chairul Aziz, barang bukti juga sudah habis.

 

Hanya ada barang bukti peng­ganti, yaitu satu unit sepeda motor yang dibeli dari hasil merampok di toko emas Pasar Ampalu tersebut.

 

“Walau tersangka menga­ku ikut merampok toko emas di Pasar Ampalu, namun saksi belum ada atau kawan ter­sang­ka yang ikut merampok toko emas tersebut belum ter­tang­kap. Sehingga untuk se­mentara kita naikkan dulu kasus kepemilikan senjata api ilegal tersangka. Jika anggota lainnya yang ikut me­rampok tersebut sudah tertang­kap, maka kasus pe­rampokan terse­but juga akan ki­ta naikkan,” papar Chairul. (ita) 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!