Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 12:18:07 WIB
RAKYAT SUMBAR

Banjir, 300 KK Terisolasi

3 Sungai Meluap, Puluhan Ha Sawah Puso

Padang Ekspres • Jumat, 05/04/2013 14:18 WIB • • 644 klik

Banjir di Kenagarian Ujunggading, Pasaman Barat

Pasbar, Padek—Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir, mem­buat tiga sungai di Kecamatan Lembahmelintang, Kabupaten Pa­sa­man Barat meluap, kemarin (4/4). Akibatnya, ratusan rumah di Jorong Kotosawah, Kenagarian Ujunggading terendam.

 

Puluhan hektare sawah teran­cam puso (gagal panen) karena te­ren­dam. Tidak ada korban jiwa da­lam peristiwa ini, namun keru­gian ditak­sir mencapai ratusan juta rupiah.

 

Pantauan Padang Ekspres ke­ma­rin, permukiman penduduk di Jorong Kotosawah terendam sekitar pukul 02.00 dini hari setelah digu­yur hujan sejak sore Rabu (3/4).

 

Tiga sungai yang meluap itu Batang Bayang, Batang Sikabau dan Batang Lapung. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing karena gelap gulita.

 

Air sempat setinggi ping­gang orang dewasa. Lahan persawahan dan perkebunan rusak, ternak hanyut diseret air. Ada padi yang baru dipanen hanyut dibawa banjir.

 

“Panen kali ini cu­kup bagus. Tapi, se­mua hasil panen habis disapu banjir,” kata Muhammad Yamin, 35, dan Abdul.

 

Rata-rata sawah warga habis panen. Akibat kejadian ini, mereka terpaksa gagal panen. Banjir juga membuat ratusan warga terisolasi. Teru­tama dari Sikabau menuju Ujunggading, jalan di Kot­o­sa­wah tidak bisa dilewati.

 

Daerah paling parah dihan­tam banjir adalah Sukaramai, Banjarbahal, Basungberantai dan Kampung Kopi. “Akibat banjir ini, gorong-gorong jalan rusak, murid SD terpaksa dili­burkan, gedung sekolah terge­nangi,” kata Abdul.

 

Camat Lembahmelintang, Afwan ketika dihubungi Pa­dang Ekspres mengatakan, ada sekitar 300 KK dari sim­pang Sayur hingga Kotosawah yang teri­solasi.

 

Sawah warga yang mulai menguning, se­ba­gian besar puso di­ren­dam banjir. Begitu juga perkebunan pa­la­wija, banyak yang rusak.

 

Anehnya, Kepala Dinas Sosnakertrans Pemkab Pas­bar, Aliman Afni mengaku belum mendapat informasi seputar banjir itu. “Belum ada laporan yang masuk ada banjir di Kotosawah. Tapi kalau ada, pasti ada laporannya,” kata Aliman Afni. (roy)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!