Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 14:41:03 WIB
PRO SUMBAR

Depot Air Minum Perlu Ditertibkan

Padang Ekspres • Senin, 01/04/2013 13:09 WIB • • 403 klik

Pasbar, Padek—Banyaknya depot air minum di Pasaman Barat (Pasbar) harus menjadi perhatian pemerintah setempat. Pasalnya, tidak tertutup ke­mung­kinan banyak air minum itu yang tidak bersih diedarkan oleh pe­ngelola usaha air minum ter­se­but. Diharapkan masyarakat agar selektif memilih air yang sehat.

 

Menurut Sekretaris Asosiasi Pengelola Depot Air Minum Ka­bu­paten Pasaman Barat (Pasbar), Elvi Sukaisih, mengatakan ma­syarakat harus selektif memilih depot air minum yang sehat. Ketergantungan masyarakat akan air isi ulang cukup tinggi. Masyarakat diminta agar selektif melihat mana depot yang he­gienis dan memiliki izin yang jelas sehingga tidak menimbulkan penyakit.

 

“Konsumsi air isi ulang saat ini sangat banyak dimintai ma­syarakat. Dibandingkan dengan memasak air sendiri di rumah. Maka dihimbau masyarakat agar jeli melihat air yang sehat,” kata Elvi Sukaisih kepada Padang Ekspres di Simpangampek, Ming­gu kemarin. 

 

Dikatakan, dengan air isi ulang yang lebih praktis dan siap saji masyarakat cendrung me­ngabaikan kebersihan depot tersebut. Depot air isi ulang harus memiliki izin yang jelas dari Dinas Kesehatan dan memiliki uji kebersihan. Sekitar 93 depot air minum sudah ada di Pasbar. Namun tidak semuanya memiliki izin resmi yang jelas.

 

Maka, ke depan agar tidak ter­jadi kekeliruan yang terjadi bagi konsumen. Dinas Kesehatan harus kembali mendata depot air minum yang memiliki izin dengan me­me­riksa kehegienis air yang dise­dia­kan. Hal ini sangat penting dila­kuka­n sebagai bentuk antisipasi pre­ventif mencegah keracunan pada air yang dise­diakan.

 

“Memang depot air minum itu banyak masyarakat yang memanfaatkannya. Karena prak­tis, hegienisnya sangat perlu diperhatikan,”katanya.

 

Zulkifli, 34, warga Sim­pang­ampek mengatakan, pada prin­sifnya, kehadiran asosiasi depot air minum yang ada di Pasbar me­mang harus memberikan ban­tuan kepada pemerintah untuk mem­bina depot air minum. Se­hingga pelayanan kesehatan bagi ma­sya­rakat dapat terpenuhi de­ngan baik.

 

“Depot air minum yang tidak memiliki izin harus ditertibkan. Jangan ada dulu konsumen yang dirugikan baru ditertibkan,”kata Zul (roy)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!