Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 04:24:15 WIB
PRO SUMBAR

Kantor Pol PP Padang Diserang Preman

Padang Ekspres • Senin, 01/04/2013 11:41 WIB • TIM PADEK • 1909 klik

Kronologi Kejadian

Padang, Padek—Wibawa negara benar-benar terpuruk. Ins­titusi pemerintah secara be­runtun diserang segerom­bo­lan preman di sejumlah dae­rah di Indonesia. Hukum rim­ba itu juga terjadi di Pa­dang. Kantor Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Padang di­serbu puluhan preman ber­senjata tajam Ming­gu (31/3) dini hari.

 

Mujur, empat personel Pol PP yang sedang piket, lolos dari tebasan senjata tajam para preman itu.  Sedangkan tiga wanita penghibur yang baru saja ter­jaring dalam razia Pol PP, diba­wa kabur puluhan preman ter­sebut.

 

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, kejadian terse­but bermula ketika puluhan personel Pol PP razia di kawasan Atom Center, Pasar Raya Pa­dang. Razia yang dipimpin Kanit Provost Alwi itu, mengamankan tiga wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial di lokasi tersebut. Saat itu, sempat terjadi cekcok antara petugas dengan preman setempat meski tidak berujung bentrokan.

 

Ketiga wanita itu langsung digelandang petugas ke Kantor Pol PP yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi razia. Ketiga wanita itu dijaga empat petugas, sedangkan yang lain kembali melanjutkan razia ke kawasan Jati dan Muaro Batang Arau.

 

Tanpa diduga, sekitar pu­kul 01.15, puluhan preman bersen­jata tajam menyerang markas Pol PP. Para preman ini merusak pintu ruangan Kanit Provost Satpol PP, tem­pat wanita malam itu diaman­kan. Alhasil, ketiga wa­nita itu berhasil dibawa kabur.

 

Puluhan personel yang baru kembali dari razia, sontak keget melihat tahanan dan ruangan kantor Pol PP dikupak.

 

Asman, personel piket me­nga­takan, saat menjaga tiga wa­nita malam itu, tiba-tiba datang sekitar 20 orang preman mem­bawa balok kayu dan parang. Mereka menerobos masuk dan mengupak ruangan Kanit Provost. Asman sendiri lolos dari maut setelah dikejar preman dengan parang saat melarang para bandit itu membawa ketiga wanita. “Saya dikejar, jumlah mereka banyak,” ujarnya.

 

Kepala Kantor Pol PP Pa­dang, Nasrul Sugana menegas­kan mengusut tuntas kasus penyerangan oleh preman ini. “Ini pengrusakan terhadap kan­tor pemerintah dan harus ditin­dak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

 

Kabag Ops Polresta Padang, Kompol  M Yudie Stulistyo ketika dikonfirmasi, malah me­minta Pol PP berkoordinasi dengan kepolisian setiap razia, agar kejadian yang mengarah ke ranah hukum bisa diminimalisir.

 

Dalam razia Minggu dini hari itu, terjaring tujuh wanita malam. Tiga di antaranya diba­wa kabur preman, sedangkan empat orang lagi dilepaskan petugas setelah didata. (w/cr2/kid)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!