Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 05:31:09 WIB
RAKYAT SUMBAR

Railbus Diuji Coba, Rel Bermasalah

Padang Ekspres • Jumat, 22/03/2013 14:18 WIB • • 554 klik

Padang, Padek—Setelah tiga bulan ngetem di Padang, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen) melakukan uji coba railbus, kemarin (20/3). Dalam uji coba dengan rute stasiun Lubukalung-Padang itu, belum berjalan mulus karena masih bermasalah pada relnya.

 

Manajer Humas PT KAI (Persero) Divre II Sumbar Romeyo mengatakan, uji coba diadakan Ditjen Perkeretaapian. Selain uji coba railbus, sekaligus mencoba rel yang akan dilalui.

 

“Awalnya rute railbus ini untuk ke bandara. Tapi dalam uji cobanya, kita memakai rute Lubukalung-Padang. Dari eva­luasi kita, relnya masih berma­salah. Kita akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Sumbar untuk mencari solu­sinya,” ujar Romeyo.

 

Secara umum, uji coba railbus tidak ada mengalami kenda­la berarti. Hanya masalah kece­patan railbus yang belum mak­simal karena banyaknya per­lintasan liar.

 

“Untuk kondisi railbus tidak ada permasalahan. Ha­nya, railbus tidak bisa melaju maksimal karena kondisi rel tidak men­dukung dan banyak perlintasan liar. Kecepatan railbus hanya 25 hingga 30 km/jam. Harapan kita railbus melaju hingga 40 km/jam,” kata Romeyo.

 

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Mudrika mene­rang­kan, uji coba kelayakan railbus dan rel akan dilakukan lagi dengan memakai penumpang pada awal April nanti. Hasil uji coba ini dikirim ke Ditjen Per­keretaapian untuk memastikan izin operasi railbus.

 

“Uji coba ini untuk men­dapatkan kepastian izin. Dengan begitu, kita bisa segera me­nentukan rutenya dan biaya tiket yang akan ditetapkan,” jelas Mudrika. (cr3)

 

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!