Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 12:48:37 WIB
RAKYAT SUMBAR

Serikat Pekerja PLN Merasa Terancam

Terkait Wacana Penyerahan Pengelolaan PLN ke Pihak Asing

Padang Ekspres • Jumat, 08/03/2013 14:02 WIB • • 3949 klik

Padang, Padek—Dewan Pim­pinan Pusat (DPP) Serikat Pekerja (SP) PLN terus ber­juang menolak setiap upaya pemerintah memprivatisasi PT PLN (Persero). Alasannya, kebijakan itu bisa berdampak terhadap kelangsungan hidup 19 ribu karyawan PLN.

 

Ketua Umum DPP SP PLN, Riyo Supriyanto mengatakan itu saat membuka Rapat Pim­pinan Nasional (Rapimnas) SP PLN di Pangeran Beach Hotel, kemarin (7/3). Dalam rapim­nas itu, sedikitnya 300 pe­ngurus Dewan Pimpinan Da­erah (DPD) SP PLN dari se­luruh Indonesia ikut hadir.

 

Riyo mengatakan, jika pe­ngelolaan PLN diberi pihak asing akan banyak karyawan PLN yang terancam pemu­tusan hubungan kerja (PHK).

 

Penyerahan pengelolaan perusahaan tersebut, lanjut­nya, tidak saja di bidang teknis seperti SDM, keuangan, akun­tansi, logistik, niaga, dan infor­masi teknologi, tapi juga pe­nge­lolaan bidang nonteknis.

 

“Jika semua pengelolaan PLN telah diserahkan pada asing, terus apa lagi yang akan dikerjakan karyawan PT PLN sekarang. Kita pesimis, ka­rya­wan yang sudah ada ini tetap dipertahankan,” tuturnya.

 

Riyo menceritakan, Dirut PLN pernah menjanjikan tidak akan ada PHK dengan adanya rencana penyerahan penge­lolaan kepada pihak asing, menurut Riyo itu justru tak masuk akal.

 

Untuk itu, Riyo mengajak seluruh DPD, DPC Serikat Pekerja menolak wacana ter­sebut. “Saya berharap kebu­latan tekat dari DPD, DPC yang memiliki hubungan langsung dengan karyawan PT PLN untuk menolaknya (wacana penyerahan pengelolaan ke pihak asing, red),” tegasnya.

 

Riyo juga meminta seluruh pengurus DPD, DPC SP di seluruh Indonesia membuat surat penolakan yang akan disampaikan nanti kepada Presiden Susilo Bambang Yu­dho­yono (SBY). “Saya harap suratnya sudah selesai minggu ini juga,” ingatnya.

 

Jika nanti surat penolakan itu tidak digubris pemerintah, Riyo mengingatkan akan ada aksi penolakan besar-besaran yang akan dilakukan oleh ka­rya­wan PLN. “Jika surat kita tidak didengarkan peme­rin­tah, kita ancam mogok kerja be­sar-besaran,” tegasnya. (bis)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!