- 12:36 WIB
- 12:33 WIB
- 12:31 WIB
- 12:30 WIB
- 12:29 WIB
- 12:16 WIB
- 12:15 WIB
- 12:09 WIB
- 12:04 WIB
- 11:42 WIB
Sopir Panti-Rao “Serbu” Kantor Bupati
Padang Ekspres • Rabu, 06/03/2013 13:32 WIB • • 293 klik
Pasaman, Padek—Sopir angkutan umum Panti-Rao berunjuk rasa ke Kantor Bupati Pasaman, kemarin (5/3). Mereka meminta Pemkab Pasaman dan aparat kepolisian menertibkan becak motor (betor) yang beroperasi di trayek mereka.
Mereka berunjuk rasa setelah pertemuan yang difasilitasi Dinas Perhubungan dan Kominfo Pasaman bersama instansi terkait lainnya tidak menemui titik temu.
Pendemo disambut Wabup Pasaman, Daniel, Wakil Ketua DPRD Pasaman Irian Nofri, Kapolres Pasaman AKBP Joko Purnomo, Dandim 0305 Pasaman NBS Situmeang, Ketua PN Lubuksikaping S Pujiono, Kajari Lubuksikaping Lubis, anggota DPRD Pasaman Kohiruddin Simajuntak, serta kepala SKPD terkait.
Aksi itu mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, Satpol PP dan Dishubkominfo Pasaman.
Kamiludin, perwakilan sopir, di hadapan Wabup dan unsur muspida mengatakan, kehadiran betor membuat penghasilan para sopir berkurang.
“Untuk mencari uang Rp 20 ribu sehari saja susah. Kami minta pemkab segera menertibkan betor-betor itu,” pintanya.
Pada dasarnya, para sopir tidak mempermasalahkan betor beroperasi, namun harus ada pengaturan. Nyatanya, para betor seenaknya mengambil penumpang di trayek angkutan sopir Panti-Rao, sehingga penghasilan mereka berkurang.
Muji Siregar, perwakilan dari Ikatan Sopir Panti-Rao (Isopara), mengatakan, berlarut-larutnya permasalahan ini karena tidak adanya ketegasan pemkab menyikapi kasus ini.
Upaya-upaya mediasi yang dilaksanakan pemerintah daerah selama ini tidak membuahkan hasil. Buktinya, para betor tetap saja beroperasi di luar kesepakatan.
Pada 2006 lalu, pemilik betor dan sopir Panti-Rao telah membuat kesepakatan terkait trayek betor. Namun, kesepakatan itu dilanggar awak betor.
“Untuk itu, kami ke sini meminta ketegasan pemkab. Kalau perlu mobil-mobil ini kami kandangkan di Kantor Bupati ini sampai ada solusinya,” tegas Muji Siregar.
Usai mendengar aspirasi para sopir, Wabup Daniel berjanji menuntaskan permasalahan ini selambat-lambatnya 15 hari ke depan. “Kami bersama unsur muspida yang hadir di sini sudah tahu dan sangat memahami permasalahan yang dirasakan para sopir. Maka dari itu, kami akan berusaha menuntaskan masalah ini secepatnya,” kata Daniel.
Wabup berjanji memanggil perwakilan betor untuk bermusyawarah dan mendengar keinginan awak betor sebelum mengambil keputusan.
Sementara itu, Kapolres Pasaman, AKBP Joko Purnomo, mengatakan siap melaksanakan hasil kesepakatan yang dibuat kedua belah pihak. Jika memang sudah ada kesepakatan, pihaknya siap mengambil tindakan.
“Kita di sini hanya sebagai wasit, kalau sudah ada ada kesepakatan dan siapa yang melanggar kesepakatan itu, kami akan tindak pelakunya,” terang Kapolres.
Usai menyampaikan aspirasi, puluhan sopir akhirnya meninggalkan kantor bupati dengan mendapat pengawalan dari Satlantas Polres Pasaman. (eri)
[ Red/Administrator ]
Tolak Pemekaran dengan Kerusuhan
SIDANG paripurna DPR akhirnya mengesahkan Kabupaten Musi Rawas Utara di Provinsi Sumatera Selatan pada 11 Juni lalu. Disaksikan Mendagri Gamawan Fauzi, seluruh fraksi menyatakan setuju. Palu sidang pun diketok Ketua DPR Marzuki Alie. Muratara –begitu kabupaten baru tersebut populer dipanggil– menjadi kabupaten/kota ke-505. Sementara provinsi mencapai 34.
Bapak Kapolres Pessel yth, Kamis hari pasar, minggu kemarin di Painan ketika saya menunggu di atas motor sambil memberi kesempatan pada kendaraan yang berjalan lurus karena saya mau menyeberang jalan rupanya ada mobil oknum tadi otrek tanpa menghiraukan saya yang ada di belakangnya. Saya klakson terus kasih tau tapi mobil terus otrek sudah sangat dekat dengan saya, saya totok kaca belakang akhirnya dia berhenti dan turun mengejar saya dan mendamprat saya. Beginikah caranya oknum tadi selaku anggota Polri berbuat yang katanya pelindung rakyat? Terim kasih pak.
PKL Tusuk Petugas Satpol PP
Ndak sagan ka aparat lai................?
Membeludak, Konser NOAH Ricuh
Lah samo se dima-dima kini.....................................!
15 KPU Teken Pakta Integritas
Asa jaan lupo sajo jo janji.....!