Sabtu, 25 Mei 2013 - 15 Rajab 1434 H 21:38:39 WIB
RAKYAT SUMBAR

Pembunuh Diringkus di Ladang Sawit

Padang Ekspres • Rabu, 06/03/2013 13:31 WIB • ROHIMUDDIN • 474 klik

Pasbar, Padek—Sembilan jam setelah membunuh Hen­dri, 28, di areal perkebunan sawit Talao Kampung Bukit, Jorong Batang Umpai, Nagari Aiagadang Kecamatan Pasa­man, Pasbar, polisi berhasil membekuk pelaku bernama Sarali, 60. Dia ditangkap di perkebunan sawit, Jalan Asra Nagari Muarokiawai, Keca­matan Gunungtuleh sekitar pukul 18.00, Senin (4/3).

 

Kapolsek Pasaman, Iptu Syaiful Zuber mengatakan, setelah adanya laporan pem­bunuhan itu, anggota intel bersama petugas lainnya ber­pencar memburu pelaku yang ka­bur ke arah areal perkebunan sa­wit warga. Sorenya, petugas men­cium keberadaan pelaku. Me­ngetahui pelariannya dike­ta­hui polisi, pelaku berusaha kabur.

 

Setelah terjadi kejar-keja­ran, akhirnya pelaku berhasil di­lumpuhkan Kasat Intelkam Muz­hendra. Kemudian bebe­ra­pa petugas lainnya datang mem­bantu langsung memba­wa­nya ke kantor polisi guna mem­per­tang­gungjawabkan perbuatannya.

 

“Saya saya kejar itu pelaku membawa parang,” ujar Muz­hendra.

 

Saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku membunuh korban bersama anaknya Su­priadi, 19, yang saat ini masih diburu petugas. Kata dia, me­reka pergi ke kebun meng­gunakan perahu tradisional. Perahunya itu ditinggalkan di sekitar sungai dalam keadaan diikat.

 

Kasubag Humas Polres AKP H Mudassir menam­bah­kan, pelaku Supriadi yang ma­sih kabur ke areal perke­bunan masih diburu petugas. Ke­mung­kinan besar pelaku yang kabur ini masih di Pasbar.  Infor­masi diperoleh, mereka yang cekcok ini masih satu nenek. Persoalannya hanya masalah tanah tiga meter di kebun mereka yang saling berdekatan.

 

“Ya, kini pelaku Sarali ber­sama barang bukti lainnya sudah diamankan di Mapolres. Se­jumlah saksi juga sudah dimintai keterangan, termasuk keluarga korban,” kata Mudassir.

 

Sebagaimana diberitakan, akibat pembunuhan yang awal­nya hanya bertengkar itu, kor­ban mengalami tusukan pisau sekitar 14 lubang di bagian dada. Selain dada dan tangan, kepala korban juga dihadiahi dengan tusukan. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat

Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Sabtu, 25 Mei 2013

Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung

Anak didik kini mada-mada..................!

 

Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar

Lai ndak adoh nan coret baju..................?

 

Nilai UN masih Meragukan

Baa baitu, caliak kunci  tu.............................?