Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 13:42:23 WIB
PRO SUMBAR

PDAM Bantu Pemasangan Air untuk Gakin

Padang Ekspres • Sabtu, 02/03/2013 12:18 WIB • • 372 klik

Padang, Padek—Dirut PDAM Pa­dang, Azhar Latif optimis ke­butuhan air bersih yang ditarget­kan dalam program Millennium De­velopment Goals (MDGs) ter­capai 85 persen di Kota Pa­dang. Saat ini, PDAM telah mampu merealisasikan kebutuhan air bersih warga kota, sebesar 60 persen. Angka tersebut, sudah termasuk penggunaan air sumur dangkal oleh warga kota.

 

”Kurun waktu delapan ta­hun, sejak 2005 saya menjabat hing­ga kini, peningkatan pelang­gan PDAM telah mencapai ang­ka 200 persen lebih. Dari 42 ribu pelanggan (tahun 2005) kini me­ningkat jadi 90 ribu pelang­gan,” ujar Dirut PDAM Padang, Azhar Latif didampingi Kasubag Hu­mas PDAM, Alfitra saat silatu­rah­mi di dapur redaksi, Jumat (1/3).

 

Begitupun halnya dengan tingkat kebocoran, tambah Az­har, berhasil diatasi dari angka 54 persen (tahun 2005) menjadi 29 persen, saat ini. ”Saya opti­mis, angka ini terus turun di ang­ka 20 persen. Naiknya jum­lah pe­langgan, juga diikuti dengan pe­ningkatan pendapatan PDAM. Dari Rp2,5 miliar (tahun 2005) menjadi Rp9 miliar, ta­hun lalu. Naiknya hampir 400 per­sen,” jelas Azhar.

 

Yang membuat Azhar bang­ga dengan segala prestasi ini, ti­dak sepeserpun bantuan APBD un­tuk PDAM. ”Kami berusaha un­tuk profesional, tak ter­gan­tung APBD. Dan itu memang ka­mi buktikan. Termasuk men­diri­kan kembali gedung kami yang runtuh, tak sepeser pun dari ban­tuan APBD. Ini mem­bukti­kan kami benar-benar profe­sional,” tutur mantan Sekjen DPP Persatuan PDAM Seluruh In­donesia (Perpamsi) ini.

 

Untuk program peningkatan pe­langgan dan pelayanan, tahun ini PDAM kembali menggelar pro­gram pemasangan air PDAM un­tuk masyarakat berpeng­ha­si­lan rendah (MBR). ”Tahun ini, akan kita alokasikan Rp5 miliar. Ta­hun lalu, Rp3,5 miliar. Target ka­mi, air PDAM tak hanya di­kon­­sumsi untuk masyarakat me­nengah ke atas, namun seba­lik­nya untuk semua lapisan mas­yarakat,” ulas Ketua KONI Pa­dang ini.

 

Untuk mendukung program peningkatan pelanggan dan pelayanan, Azhar juga mengajak warga kota untuk bersama-sama menjaga kebocoran air. ”Dari kami sendiri, hingga kini selalu berupaya untuk menambah peralatan IT yang canggih, guna mendeteksi kebocoran seperti yang dilakukan di Jepang. Di dunia, PDAM Jepang yang paling bagus. Tingkat kebocorannya hanya dua persen,” ungkapnya. Rom­bongan Azhar disambut Wa­kil Pemimpin Umum Pa­dang Ekspres, Sukri Umar, Pem­­red Montosori dan sejum­lah awak redaksi. Sejak dari awal men­jabat Dirut PDAM tahun 2005, Azhar mempunyai visi mi­si untuk menjadikan PDAM se­bagai pilot project di Indonesia.

 

Alhamdulillah, PDAM Pa­dang masuk hitungan di nasio­nal. Buktinya, saya sendiri diper­caya sebagai Sekjen DPP Per­pam­si. Saya juga sebagai ini­siator penghapusan hutang PDAM seluruh Indonesia sebe­sar Rp7,5 triliun. Ini satu lagi, yang menjadi target saya. Hu­tang ini harus lunas. Prin­sipnya kata Pak Yusuf Kalla saat Wapres dulu, sudah setuju. Namun dari Menkeu nya yang bermasalah hingga kini. Syaratnya banyak se­kali dan sangat ketat,” tukas­nya.

 

Maju sebagai Cawako

 

Dalam kesempatan itu, Az­har Latif juga blak-blakan kepa­da awak redaksi, bahwa dirinya maju dalam pilwako tahun ini. ”Saya lahir dan besar di Padang ini. Saya ingin kota kelahiran yang saya cintai ini, lebih maju dari sekarang. Dan saya mampu untuk mewujudkan itu, berbekal pe­ngalaman kerja sebagai per­wira menengah di TNI AD dan profesional sekarang ini,” ulas Azhar yang berasal dari keluarga pengusaha ini.

 

Awalnya kata Azhar, ia tak ingin maju, karena terbelit kasus hu­­kum dugaan dana repres­en­ta­tif PDAM tahun 2010 lalu. ”Allah maha adil. Allah mem­bukti­kan, saya tak bersalah. Alham­du­lillah, keputusan inkrah­nya juga sudah keluar. Kini tak ada lagi keraguan saya. Saya ingin mem­bangun Kota Padang ini de­ngan moral dan profesional,” ulasnya. Kepada awak redaksi, Azhar me­ngatakan dirinya maju le­wat jalur inde­penden. ”Saya akan maju bersama rakyat, par­tainya rakyat. Insya Allah, akhir Maret ini, saya akan deklarasi,” katanya. (san)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!