Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 00:01:22 WIB
PRO SUMBAR

NasDem Sumbar: Sumbar jadi 9 Dapil

Padang Ekspres • Rabu, 27/02/2013 11:47 WIB • • 525 klik

Padang, Padek—DPW Partai NasDem resmi mengu­sulkan perubahan daerah pemi­lihan (dapil) DPRD Sumbar dalam Pemilu 2014 kepada KPU Sum­bar. Perubahan dapil ini dilaku­kan seiring bertambahnya jum­lah penduduk di­perkirakan mencapai 5,4 juta tahun 2013 ini, sehingga jumlah kursi diya­kini jadi 10 kursi (65 kursi, red).

 

Dalam surat nomor 329/SE.1/DPW-NasDem-SB/X/2012 yang ditandatangani Ketua DPW Partai NasDem Apris dan Sekretaris DPW Marhadi Efendi, membagi dapil menjadi sembi­lan dapil (sekarang lima dapil, red). NasDem juga memberikan be­berapa pertimbangan soal pe­rubahan usulan dapil tersebut.

 

Adapun usulan dapil itu yakni, Padang usulan 10 kursi, Mentawai-Pesisir Selatan 7 kur­si, Kabupaten Solok-Solok Sela­tan-Kota Solok 8 kursi, Dhar­masraya-Sijunjung-Sawahlunto 6 kursi, Tanahdatar-Padang­pan­jang 5 kursi, Agam-Bukittinggi 8 kursi. Lalu, Limapuluh Kota-Payakumbuh 5, Pasaman-Pasa­man Barat 9, dan Padang­paria­man-Pariaman 7 kursi.

 

Adapun pertimbangan DPW Partai NasDem Sumbar yakni, pertama; mempertimbangkan kondisi geografis dan sosiologis daerah. Kedua; Efektifitas ke­seim­bangan dan proporsional nilai kursi DPRD yang ditempati partai peserta Pemilu 2014.

 

”Ketiga; Keseimbangan dan proporsional nilai kursi DPRD ditempati masing-masing partai peserta Pemilu 2014. Keempat; Terciptanya stabilitas politik dalam lima tahun setelah Pemilu dilaksanakan.

 

Sebab, kecen­derungan partai politik yang mendapat dukungan penuh masyarakatlah yang harus me­ne­m­pati kursi tersebut (meng­eleminir partai-partai berharap sisa suara),” ujar Wakil Ketua DPW Partai NasDem Yosmeri Yusuf. (rdo) 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!