Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 04:01:11 WIB
NASIONAL

BKN Sembunyikan Data Honorer K2

Padang Ekspres • Senin, 04/02/2013 12:19 WIB • • 2697 klik

Jakarta, Padek—Pe­nga­ng­katan tenaga honorer kategori dua (K-2) menjadi CPNS me­lalui tes tulis semakin dekat. Ren­cananya ujian tulis digelar Juni mendatang. Tetapi sam­pai se­karang, Badan Ke­pe­gawaian Negara (BKN) masih men­yembunyikan data nama-nama tenaga honorer K-2.

 

Kepala Biro Humas dan Protokol BKN, Aris Win­diyan­to mengatakan, mereka sudah memiliki data nama-nama te­naga honorer K-2 secara kom­plet. “Data ini sudah siap dilun­curkan dalam tahap uji publik,” kata dia. Namun, untuk me­ngu­mumkan atau mengeluar­kan data-data itu, Aris mengatakan menunggu keputusan dari Ke­menterian Pendayagunaan Aparatur Ne­gara dan Reformasi Bi­rokrasi (Kemen PAN-RB).

 

Menurut Aris, urusan pe­nerimaan atau pengangkatan CPNS baru dari formasi tenaga honorer, menjadi tugas dari Kemen PAN-RB. Selain ber­we­nang mengeluarkan izin uji publik, jajaran Kemen PAN-RB nantinya sekaligus menge­luar­kan kuota CPNS baru yang akan diisi pelamar dari tenaga honorer K-2.

 

Setelah izin atau keputusan dari Kemen PAN-RB keluar, Aris mengatakan, BKN siap untuk melakukan uji publik nama-nama tenaga honorer K-2 itu. Diperkirakan saat ini jumlah tenaga honorer K-2 mencapai 600 ribu orang. Tetapi selu­ruhnya itu tidak akan diangkat semuanya men­jadi CPNS dan pe­nga­ng­kata­n­nya bertahap ta­hun ini dan 2014 nanti.

 

Seperti pada pengangkatan tenaga honorer kategori satu (K-1) menjadi CPNS beberapa wak­tu lalu, dalam masa uji publik data tenaga honorer K-2 pe­merintah juga membuka ma­su­kan dari masyarakat. BKN tetap berharap jika ada masyarakat yang mengetahui ada kejang­ga­lan pada nama-nama tenaga ho­norer K-2 un­tuk segera me­laporkannya. Untuk urusan pen­ga­ng­katan CPNS dari formasi te­na­ga honorer K-1 dan K-2, pe­me­­rintah pusat memilih ribet di muka dulu dengan sejumlah verifikasi. Upaya ini diambil untuk me­ngantisipasi ada gu­ga­tan ketika yang ber­sa­ng­kutan telah dite­tap­kan men­jadi CPNS dan sudah me­ngan­tongi Nomor Induk Pegawai (NIP).

 

Jika laporan kejanggalan cukup besar, proses verifikasi data tenaga honorer K-2 tidak berhenti pada uji publik saja. Tetapi juga melalui sejumlah verifikasi lainnya.

 

Setelah data itu benar-benar clear, tenaga honorer K-2 yang bersang­kutan baru berhak mengikuti ujian tulis untuk menjadi CP­NS. Da­lam ujian tulis ini, hampir bisa dipastikan mereka akan saling beradu dengan sesama tenaga honorer K-2. (wan/jpnn)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!