Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 20:02:51 WIB
RAKYAT SUMBAR

Jorong Tigojangko Memprihatinkan

Jalan Buruk, Sarana Pendidikan Minim

Padang Ekspres • Rabu, 23/01/2013 13:11 WIB • • 275 klik

Solok, Padek—Anggota Komisi A DPRD Ka­bu­paten Solok, Patris Chan mengatakan, Jorong Tigojangko, Kecamatan Tigolurah, Kabupaten Solok butuh perhatian serius dari pemerintah. Selain pembangunan jalan  ke pusat peme­rintahan nagari di Simiso, Keca­matan Tigolurah, Tigojangko yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sijunjung ini, juga membutuhkan sarana pendidikan yang mema­dai.

 

Hal itu diungkapkannya setelah menyam­bangi jorong itu bersama jajaran Polres Solok Arosuka untuk mendengar aspirasi warga beberapa waktu lalu.

 

“Sebenarnya kita hendak melihat praktik illegal logging dan batas wilayah dengan Sijun­jung. Tapi, di lapangan kita menemui perma­salahan yang cukup kompleks, termasuk realisasi pem­bangunan yang tidak merata,” tukas Patris Chan.

 

Hutan Tigojangko kian gundul. Di berbagai lokasi ditemukan bekas penebangan liar.  Akses jalan juga buruk, tidak bisa dilewati kendaraan. Untuk menembus lokasi, harus memutar dari Nagari Kampuangdalam, Kecamatan Lubuak Tarok, Kabupaten Sijunjung, setelah sebelum­nya harus melewati jalan tanah selama 4 jam dengan mobil double gardan.

 

“Kondisi Tigojangko diperburuk minimnya fasilitas pendidikan dan kesehatan. Gedung SDN 12 Simiso rusak berat. Guru dan kepala sekolah juga jarang datang,” kritiknya.

 

Jumlah murid SDN 12 ha­nya 30 orang, dengan jumlah guru dan kepala sekolah 6 orang. Meski demikian, se­ma­ngat belajar anak-anak te­tap tinggi.

 

Patris Chan menjadwalkan rencana mengundang kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok untuk membahas kon­disi Jorong Tigojangko yang terabaikan. (t)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!