Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 21:39:00 WIB
METROPOLIS

Sistem PSB Online Diubah

Kolaborasi Rayon, Siswa Sekolah Dekat Rumah

Padang Ekspres • Senin, 21/01/2013 11:08 WIB • EKA RIANTO • 3853 klik

-

Tan Malaka, Padek—Dinas Pendidikan Padang  mengubah sistem penerimaan siswa baru (PSB) online untuk tahun ajaran 2013/2014. Perubahan itu dengan memadukan sistem PSB online dengan sistem rayon. Artinya, lokasi sekolah asal akan me­nen­tukan lulusan melanjutkan pen­didikan.

 

Seperti SMP di kawasan Pa­dang Barat, maka rayon SMA-nya masih satu kecamatan. “Konsep rayon ini juga memberikan pe­ni­laian tersendiri pada PSB nanti. Jika sebelumnya, PSB dilakukan murni dengan tinggi rendahnya nilai. Saat ini rayon juga menjadi penilaian,” kata Kepala Dinas Pen­didikan Padang, Indang De­wata, kepada wartawan, akhir pekan lalu.

 

Indang mengatakan, tujuan utama sistem baru ini untuk men­cegah tawuran. Kecenderungan orangtua ketika SD menye­kolah­kan anaknya dekat dengan rumah, maka ketika SMP dengan sistem rayon si anak akan tetap sekolah di lokasi sama. Begitu pun ketika SMA.

 

“Saat ini banyak siswa tinggal di Lubukbuaya, bersekolah di Lubukbegalung dan sebaliknya. Akibatnya, pengawasan orangtua dan masyarakat menjadi lemah,” ujar Indang.

 

Tidak itu saja, kata Indang, biaya yang dikeluarkan orangtua juga bisa ditekan. Kalau berada di satu kecamatan atau dekat rumah, biaya siswa untuk ongkos dan makan bisa dikurangi.

 

“Ini memudahkan penga­wa­san orangtua dan lingkungan sekitar terhadap perilaku anak. Tidak kalah pentingnya, mo­bilitas siswa tidak terlalu lama. Maksudnya, siswa yang tinggal di Indarung tidak perlu lagi ke arah pusat kota. Dengan mo­bilitas siswa yang terlalu panjang membuat kesempatan tawuran terbuka,” ujarnya.

 

Indang menyadari bahwa para orangtua mengharapkan anaknya bersekolah di tempat favorit meski jauh dari rumah. Untuk itu, Disdik juga memiliki program pemerataan pen­didi­kan mempertegas Per­men­dik­nas No 22/2006 tentang Stan­dar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

 

“Dengan begitu, sekolah swasta dan negeri tidak ada perbedaan lagi. Mutu pen­didi­kan di sekolah di Padang ini akan sama. Orangtua tidak perlu menyekolahkan anaknya jauh dari tempat tinggal,” ucap man­tan Kepala Badan Pengendalian Dam­­pak Lingkungan Daerah (Ba­pedalda) ini.

 

Pengamat pendidikan yang juga Pembantu Rektor II UNP, Alizamar menyampaikan, sis­tem rayon memang baik untuk membentuk perilaku siswa. Siswa akan bersekolah di dekat rumah atau satu kawasan tem­pat tinggal. Orangtua akan mu­dah mengawasi anak.

 

“Sistem ini diyakini bisa mencegah kenakalan remaja. Siswa pasti akan takut kalau perilaku mereka diketahui  ora­ng­tua, keluarga atau masy­arakat. Bah­kan orangtua bisa menekan biaya pengeluaran siswa jika dite­rapkan sistem rayon,” ujar­nya. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!