Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 13:20:44 WIB
PRO SUMBAR

Panwaslu Temukan PPS Anggota Parpol

PAN-Golkar Belum Tetapkan Balon Wako- Wawako

Padang Ekspres • Kamis, 17/01/2013 13:19 WIB • HERRY • 700 klik

Sawahlunto, Padek—Pa­nitia pengawas pemilu (Pan­was­lu) Pilkada Sawahlunto menemukan lima anggota pa­nitia pemungutan suara (PPS) di tiga kecamatan Sawahlunto yang diduga menjadi anggota partai politik (Parpol). Hal itu terungkap dalam pertemuan Ketua Panwaslu Sawahlunto Dwi Murini dengan forum wartawan independen Sawah­lun­to (Forwis) yang dipimpin Tumpak Abdulrahman, ke­marin (16/1).

 

“Menurut undang-undang pemilu, anggota parpol tidak dibenarkan menjadi panitia penyelengara pemilu, ini pe­la­nggaran. Imbasnya pemilu Sa­wahlunto bisa cacat, kami tidak mentolirer ini. Surat per­nyataan sudah disampaikan ke Ko­misi Pemilihan Umum (KPU) Sawahlunto, supaya diganti,” ujar Dwi.

 

Dijelaskan Dwi, awalnya timnya menemukan indikasi 9 orang anggota parpol menjadi anggota PPS, tapi setelah di­ve­rifikasi, ternyata hanya 5 orang yang diduga kuat anggota par­pol. “Mereka berada di Ke­ca­matan Silungkang, Lembah Segar dan Kecamatan Ba­ra­ngin,” ujar Dwi.

 

Dalam pertemuan itu, Ke­tua Panwaslu dan Ketua For­wis sepakat mengawas jalan­nya Pilkada, agar berkualitas, tidak anarkis, warga cerdas, serta semuanya menggunakan hak pilih. “Forwis adalah per­him­punan jurnalis profesional, netral, dan tidak memihak pada pasangan balon wali kota/wakil wali Kota Sa­wah­lun­to manapun. Forwis juga akan menggelar pertemuan serupa dengan KPU Sawah­lun­to maupun pasangan bakal calon(balon),” kata Tumpak Abdulrahman.

 

Belum Tetapkan

 

Sementara itu, meski ba­liho pasangan bakal ca­lon(ba­lon) Wali Kota/ Wakil Wali Kota Sawahlunto 2013-2018 bertebar hingga ke pelosok desa dan kelurahan di kota wisata itu, tapi hingga kemarin belum ada keputusan dari partai politik atau gabungan partai politik terkait siapa yang bakal diusung, atau di­daf­tar­kan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sawahlunto.

 

Partai Amanat Nasional (PAN) misalnya, hingga ke­marin belum ada keputusan DPP terkait penunjukkan pa­sa­ngan balon yang akan di­daf­tarkan ke KPU. Partai ber­lam­bang matahari bersinar itu, su­dah menerima pendaftaran balon wali kota yakni Fauzi Hasan dan Medrial Alamsyah, sedangkan balon wakil wali kota Deri Asta (Ketua DPD PAN Sawahlunto) dan Dar­muis (Mantan Kakan Ke­me­nag Sawahlunto)

 

Bendahara DPD PAN Sum­bar Fauzi Hasan kepada Pa­dang Ekspres kemarin me­nye­but­kan, hingga kemarin me­mang belum ada SK DPP PAN terkait penunjukan balon Wali Kota/ Wakil Wali Kota Sa­wah­lunto 2013-2018.

 

“Kita tunggu saja SK DPP PAN, terkait siapa yang dinilai layak dan pantas untuk di­usu­ng menjadi balon wali kota dan wakil wali kota Sawahlunto,” ujar mantan Wakil Wali Kota Sawahlunto 2003-2008, ke­marin.

 

Hal sama terjadi di Partai Golkar. Hingga kemarin belum ke luar SK DPP Partai Golkar. Sejauh ini, balon wali kota yang sudah mendaftarkan diri ada­lah Erizal Ridwan (Ketua DPD Golkar Sawahlunto/ Wakil Wali Kota Sawahlunto), Ali Yusuf (Ketua DPRD Sa­wah­lun­to), Jasyanto Sahoer (Pe­ga­wai LAPAN), sedangkan balon wakil wali kota adalah Imeldi (Ketua PPP Sawahlunto), dan Ismed (Ketua PKPI Sa­wah­lunto).

 

Berbeda dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjua­ngan (PDIP) yang berkoalisi dengan Gerindra dan Hanura, telah ada pasangan balon wali kota Irwan Husein ber­pa­sa­ngan dengan Dasrial Ery yang sudah punya slogan IDE.

 

Selain dari partai politik, balon wali kota yang maju lewat jalur perseorangan su­dah ada yakni Taufik Syamsir yang berpasangan dengan Na­syir­wan (mantan Kepala Desa Balai Batu Sandaran). Pa­sa­ngan tersebut memberikan dukungan foto copy KTP se­ba­nyak 4.495 lembar kepada KPU Sawahlunto, dari 4.035 foto copy yang dipersyaratkan. Saat ini, tengah menunggu verifikasi faktual berkas ad­mi­nistrasi yang berlangsung 12 sampai d 29 Januari.

 

Ketua KPU Sawahlunto Mardhatillah menyebutkan, pihaknya baru membuka pen­daf­­taran pada balon wali kota/wa­kil wali kota pada 3-9 Feb­rua­ri 2013. “Jadi sekitar 18 hari ba­ru dimulai. Sabar menunggu ya,” ujar Mardhatillah, ke­ma­rin.

 

Pasangan balon yang di­daftarkan, kata Mardhatillah, harus melengkapi berkas se­suai Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012, agar tidak terjadi per­masalahan di kemudian hari. Salah satu syarat yang harus dilengkapi adalah surat kepu­tu­san(SK)masing-masing pim­pi­nan partai politik pen­gu­sung.

 

“Berkas pendaftaran balon yang diusung parpol harus ditandatangi Ketua Dewan Pimpinan Daerah atau Dewan Pimpinan Cabang dan Sek­re­taris DPD/DPC parpol masing masing. Sedangkan balon per­seorangan diperlukan du­ku­ngan fotocopy KTP, sebanyak 6,5 persen dari jumlah pendu­duk Sawahlunto (63.073 orang) atau sekitar 4.035 lem­bar,” jelasnya. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!