Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 06:17:55 WIB
RAKYAT SUMBAR

Buronan Pembunuhan Sadis Ditangkap

Padang Ekspres • Selasa, 15/01/2013 14:13 WIB • • 1532 klik

Dharmasraya, Padek—Buronan kasus pembunuhan di Kecamatan Kotopadang ditangkap Polres Dharmasraya di Kilan-Tengat, Riau, kemarin, setelah tiga bulan ditetapkan sebagai tersangka. Selain tersangka, Polres Dharmasraya menyita satu unit sepeda motor korban yang dibawa kabur tersangka.

 

Tersangka pembunuhan berinisial A, 23, ditangkap berkat kerja sama Polres Dharmasraya dengan Polres Indragiri Hulu.

 

“Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 ta­hun penjara. Pengakuan semen­tara, tersangka melakukan pem­bunuhan sendiri alias pelaku tunggal. Namun dari luka-luka yang diderita korban, kami tidak yakin hanya pelaku tunggal. Hingga kini, kami masih mela­kukan pemeriksaan terhadap tersangka. Tak tertutup ke­mung­kinan ada tersangka lain,” ucap Kapolres Dharmasraya, AKBP Chairul Aziz didamping Kasat Reskrim, Iptu Lazuardi.

 

Tersangka membunuh WS, 18, warga Kotopadang pada 4 Oktober 2012 lalu, sekitar pukul 21.00 di areal perkebunan sawit. Korban adalah teman seper­mainan tersangka dengan jarak rumah sekitar satu kilometer.

 

Tersangka mengaku mem­bunuh karena unsur dendam. Korban dihabisi setelah sem­pat terjadi perkelahian. Saat korban terjatuh dan menge­rang ke­sakitan,  tersangka mencari tali dan menjerat leher korban hing­ga mening­gal. Korban lalu di­buang ke ke­bun sawit, sedang­kan motor­nya dilarikan.

 

Esoknya, 5 Oktober 2012, warga menemukan mayat kor­ban dengan kondisi menge­naskan. Leher korban terdapat jejak melingkar, darah mengalir dari hidung, lidah terjulur dan sekujur tubuh penuh luka-lu­ka.Masyarakat yang melihat korban terakhir bersama A, langsung curiga sebagai pelaku pembunuhan. Massa yang emo­si sempat membakar rumah tersangka.

 

Lari ke Lintas Timur

 

Di hadapan penyidik, ter­sang­ka mengaku kabur lewat jalan lintas timur, Provinsi Riau. “Saya dua kali berpindah-pindah tempat persembunyian. Saya menyesal telah membunuh WS. Dia teman sepermainan saya. Saya khilaf. Kini, WS sering datang dalam mimpi saya. Ke­pada keluarga WA, saya minta maaf,” ucap tersangka, A.

 

Mendengar tersangka telah ditangkap, belasan keluarga korban ramai-ramai menda­tangi Polres Dharmasraya kema­rin. Setelah memastikan dan melihat langsung kondisi ter­sangka, keluarga korban kem­bali pulang ke rumah masing-masing. (ita)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!