Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 14:40:36 WIB
RAKYAT SUMBAR

Buronan Pembunuhan Sadis Ditangkap

Padang Ekspres • Selasa, 15/01/2013 14:13 WIB • • 1546 klik

Dharmasraya, Padek—Buronan kasus pembunuhan di Kecamatan Kotopadang ditangkap Polres Dharmasraya di Kilan-Tengat, Riau, kemarin, setelah tiga bulan ditetapkan sebagai tersangka. Selain tersangka, Polres Dharmasraya menyita satu unit sepeda motor korban yang dibawa kabur tersangka.

 

Tersangka pembunuhan berinisial A, 23, ditangkap berkat kerja sama Polres Dharmasraya dengan Polres Indragiri Hulu.

 

“Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 ta­hun penjara. Pengakuan semen­tara, tersangka melakukan pem­bunuhan sendiri alias pelaku tunggal. Namun dari luka-luka yang diderita korban, kami tidak yakin hanya pelaku tunggal. Hingga kini, kami masih mela­kukan pemeriksaan terhadap tersangka. Tak tertutup ke­mung­kinan ada tersangka lain,” ucap Kapolres Dharmasraya, AKBP Chairul Aziz didamping Kasat Reskrim, Iptu Lazuardi.

 

Tersangka membunuh WS, 18, warga Kotopadang pada 4 Oktober 2012 lalu, sekitar pukul 21.00 di areal perkebunan sawit. Korban adalah teman seper­mainan tersangka dengan jarak rumah sekitar satu kilometer.

 

Tersangka mengaku mem­bunuh karena unsur dendam. Korban dihabisi setelah sem­pat terjadi perkelahian. Saat korban terjatuh dan menge­rang ke­sakitan,  tersangka mencari tali dan menjerat leher korban hing­ga mening­gal. Korban lalu di­buang ke ke­bun sawit, sedang­kan motor­nya dilarikan.

 

Esoknya, 5 Oktober 2012, warga menemukan mayat kor­ban dengan kondisi menge­naskan. Leher korban terdapat jejak melingkar, darah mengalir dari hidung, lidah terjulur dan sekujur tubuh penuh luka-lu­ka.Masyarakat yang melihat korban terakhir bersama A, langsung curiga sebagai pelaku pembunuhan. Massa yang emo­si sempat membakar rumah tersangka.

 

Lari ke Lintas Timur

 

Di hadapan penyidik, ter­sang­ka mengaku kabur lewat jalan lintas timur, Provinsi Riau. “Saya dua kali berpindah-pindah tempat persembunyian. Saya menyesal telah membunuh WS. Dia teman sepermainan saya. Saya khilaf. Kini, WS sering datang dalam mimpi saya. Ke­pada keluarga WA, saya minta maaf,” ucap tersangka, A.

 

Mendengar tersangka telah ditangkap, belasan keluarga korban ramai-ramai menda­tangi Polres Dharmasraya kema­rin. Setelah memastikan dan melihat langsung kondisi ter­sangka, keluarga korban kem­bali pulang ke rumah masing-masing. (ita)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!