Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 22:25:50 WIB
METROPOLIS

Pemko Harapkan Warga Peduli

Padang Ekspres • Senin, 14/01/2013 11:46 WIB • • 195 klik

Bypass, Padek—Pemko Padang tampaknya harus bekerja keras dalam mem­bebaskan lahan untuk pem­bangunan jalur dua Jalan Bypass. Sebab, 69 persil lahan tak kunjung bisa dibe­baskan. Di sisi lain, kontrak kerja pembangunan jalur dua Bypass itu akan dilak­sanakan Februari.

 

“Pembangunan jalur dua tersebut bukanlah ke­pen­tingan Pemko, namun masyarakat. Kami masih mengharapkan masya­ra­kat bisa mendukung program ini,” kata Wali Kota Padang, Fauzi Bahar, ke­pada warta­wan, akhir pe­kan lalu.

 

Jika pembangunan ja­lur dua Bypass terlaksana se­suai jadwal, kata Fauzi, se­cara tidak langsung per­pu­taran ekonomi Padang akan meningkat. “Ma­sya­rakat harus tahu dan sadar dam­pak dari pem­bangun­an ini nantinya,” ungkap Fauzi.

 

Ketua Tim Pembebasan La­han, Yosefriawan me­ne­rangkan, terhambatnya pem­­bebasan lahan karena masih ada tanah konsolidasi yang belum selesai. “Untuk ganti rugi, dananya sudah ada, tinggal membagikan saja. Kami menginginkan masyarakat mau bekerja sama dengan pemerintah,” kata Asisten I Setko Padang itu.

 

Terkait rencana kon­sul­tasi dengan Kejaksaan dan Badan Pengawas Ke­uangan Pembangunan (BPKP), kata Yosefriawan, menunggu jawaban dua institusi ini. “Jika tidak ada masalah saat konsultasi itu, kami akan melakukan ganti rugi,” im­buhnya.

 

Ia mengingatkan, Pem­ko juga berencana akan melakukan tindakan ter­akhir berupa opsi peng­gantian bagi masyarakat yang masih memiliki per­masalahan dalam kaumnya. “Jika tidak kita akan me­milih opsi penggantian,” tuturnya. (mg18)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!