Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 08:49:14 WIB
NASIONAL

Kisruh Internal Ancam NasDem

Surya Paloh Siap Ambil Alih Ketua Umum

Padang Ekspres • Sabtu, 12/01/2013 11:58 WIB • • 475 klik

Bandung, Padek—Setelah lolos sebagai parpol peserta Pemilu 2014, Partai NasDem langsung berkonsolidasi. Akhir Januari ini partai yang kela­hirannya tak bisa dilepaskan dari Ormas Nasdem itu akan ber­kongres. Ormas NasDem yang selama ini mengaku tidak me­mili­ki kaitan apa pun dengan Partai NasDem mulai menun­jukkan jati diri.

 

Melalui kongres tersebut, pendiri Ormas NasDem Surya Pa­loh disebut-sebut akan me­ngam­bil alih posisi ketua umum Partai NasDem dari Patrice Rio Capella. Saat dikonfirmasi, Surya Paloh mengakui bahwa memang ada permintaan kepa­da dirinya untuk memimpin Partai Nas­Dem. Tapi, secara diplomatis dia me­negaskan bahwa semua per­min­taan itu masih harus di­evaluasi.

 

Toh, saya yang mendirikan partai ini. Saya lihat urgensinya apa dan apa yang terbaik bagi partai ini. Kalau tidak, sayang. Partai ini sudah mendapatkan dukungan, harapan,” kata Ketua Umum Ormas Nasdem Surya Paloh di kampus Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur, Bandung, kemarin (11/1).

 

Saat dimintai penegasan soal kesiapan memimpin Partai Nas­Dem, Surya mengisyaratkan kemantapan hatinya. ”Partai ini saya lahirkan. Saya besarkan. Kesiapan itu sudah pasti ada dalam jiwa, semangat, spirit, dan raga yang ada,” ujar bos Media Group tersebut.

 

Tapi, Surya enggan menje­laskan urgensi di balik keinginan untuk mengambil alih kepe­mim­pinan di Partai NasDem. ”Saya tidak bisa menjawab itu,” katanya. Dia juga membantah anggapan bahwa dirinya kecewa dengan kepemimpinan Patrice dkk saat ini. ”Nggak (kecewa). Ini adik-adik saya yang tetap harus bersama saya,” tegasnya.

 

Dia hanya menjelaskan bah­wa pascapenetapan KPU, Partai NasDem harus secepatnya mela­ku­kan revitalisasi, penyem­pur­naan, dan penguatan internal. Apalagi, Partai NasDem satu-satunya partai baru yang lolos sebagai peserta Pemilu 2014. Sembilan parpol lain merupakan parpol yang sekarang memiliki kursi di DPR.

 

Surya optimistis Partai Nas­Dem berkesempatan menjadi partai alternatif masyarakat. Dia menyebut, saat ini sudah terjadi jarak yang jauh antara ma­syarakat dan konstituen dengan parpol-parpol di DPR.

 

Apa berminat maju sebagai capres pada 2014? ”Kami belum memikirkan ke arah sana. Kami mau lihat hasil pemilunya dulu. Kalau hasil pemilu berarti signi­fikan, kami coba duduk untuk renungkan apa yang terbaik bagi kepentingan bangsa ke depan,” jawabnya.

 

Terpisah, Patrice belum ber­sedia berkomentar soal ren­ca­na lanjutan pengambilalihan Partai NasDem dari kepemim­pinannya. Saat ditemui di ge­dung KPU kemarin, dia juga tidak ingin menanggapi terlalu jauh kabar adanya konflik yang kini melanda tubuh Garda Pe­mu­da Nasdem (GPN), under­bow Nasdem. ”Gar­da itu sayap ormas (Nas­dem). Saya ini pim­pinan partai (NasDem). Ngapain campuri urusan ormas,” ujarnya.

 

Dia juga menolak ber­ko­men­tar tentang latar belakang aksi pemecatan pengurus GPN. Tapi, para pengurus GPN yang dipecat itu menduga bahwa pemecatan tersebut disebabkan mereka lebih mendukung bos MNC Group Hary Tanoesoedib­jo sebagai ketua umum NasDem daripada Surya Paloh. (jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!