Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 10:11:48 WIB
RAKYAT SUMBAR

PDP Siap Jalin Koalisi dan Jaring Wacako Sawahlunto

Padang Ekspres • Rabu, 09/01/2013 13:33 WIB • • 362 klik

Padang, Padek—Menghadapi Pilkada Kota Sawahlunto yang akan berlangsung dalam waktu dekat, sampai saat ini Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) yang mempunyai 1 kursi di DPRD Kota Sawahlunto belum menentukan calon yang akan diusung dalam Pilkada Sawahlunto.

 

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Kolektif Provinsi Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Sumbar Riduan didampingi sejumlah Pengurus PDP Sumbar, kemarin (8/1).

 

Katanya, sampai saat ini secara resmi belum didatangi maupun mendatangi calon yang akan maju dalam bursa Pilkada, baik sebagai Cawako maupun sebagai Cawawako Sawahlunto, karena PDP tidak bisa mengusung 1 paket dalam Pilkada Sawahlunto, karena msh membutuhkan 2 kursi lagi.

 

“Menurutnya Pimpinan Kolektif Kota PDP Sawahlunto dalam menentukan calon yang akan diusung dalam Pilkada Kota Sawahlunto, harus berkoordinasi dan mendapat rekomendasi dari Pimpinan Kolektif Provinsi PDP Sumbar. “Hal ini sesuai dengan AD-ART Partai Demokrasi Pembaruan (PDP). Apabila dilanggar akan dikenai Sanksi Partai,” ujarnya.

 

Dihubungi terpisah, Ketua Pimpinan Kolektif Kota PDP Sawahlunto mengatakan, saat ini PDP sudah menjalin koalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN). “PAN hanya memiliki dua kursi, jadi kami berkomitmen untuk mengusung calon wako-wawako bersama. Namun, calonnya memang belum ditentukan, karena masih dalam proses penjaringan dan survei,” ujar pria yang akrab disapa Pak Is ini ketika dihubungi tadi malam (8/1).                 

 

Sejauh ini,  balon cawako-cawawako usungan PAN adalah Fauzi Hasan dan Medrial Alamsyah, sedangkan cawawako Darmuis dan Deri Asta. (mg18)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!