Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 02:32:03 WIB
PRO SUMBAR

Protes Film ”Cinta tapi Beda” terus Bergulir

Hanung: Banyak yang Mencela tanpa Menontonnya

Padang Ekspres • Sabtu, 05/01/2013 12:04 WIB • • 2397 klik

Cover Film Cinta Tapi Beda

Padang, Padek—Pemutaran film ”Cinta tapi Beda”, yang sudah mulai diputar di bioskop pada 27 Desember 2012 lalu, menuai protes. Setelah Pe­ngurus Pusat Keluarga Mahasiswa Mi­nang Jaya (KMM Jaya), kini giliran to­koh muda Padang Andre Rosiade me­minta film yang disutradarai Ha­nung Bramantyo itu dihentikan pena­yangan­nya, karena dinilai bisa menye­satkan.

 

”Film itu memancing keresahan di tengah  masyarakat Minang yang hidup berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK),” tegas Andre kepada Padang Ekspres, kemarin.

 

Menurutnya, terdapat kekeliruan yang dilakukan Hanung saat pengga­rapan cerita yang berlatar belakang Kota Padang itu. Hanung dianggap kurang survei ke Kota Padang, dan tidak merasakan bagaimana kehidupan di Minangkabau.

 

Menurut Andre, Minangkabau adalah daerah yang memiliki filosofi ABS SBK. Adapun syarak yang dimak­sud adalah agama, dan agama itu berdasarkan Kitabullah yang tak lain adalah Al Quran

.

”Sangat disayangkan, jika Hanung dalam film itu menampilkan sosok perempuan Minang yang beragama non-Islam. Seharusnya, ini tidak perlu terjadi, jika penggarapan lebih mak­simal dan melibatkan tokoh agama serta tokoh Islam di Sumbar,” kata Andre Rosiade.

 

Untuk itu, Andre mengaku sejalan dengan gerakan mahasiswa dan pemu­da Minang yang meminta agar film garapan Hanung itu dihentikan pena­yangannya di bisokop dan ditarik dari peredaran, jika sudah beredar dalam bentuk VCD dan CDVD.

 

”Hanung mestinya tidak membuat film yang bisa memancing keresahan di tengah masyarakat. Saya tidak bicara adanya agenda terselubung di balik cerita dan film ini. Namun, jika telah mengalami kesalahan penafsiran sejak dibuat, tentu menimbulkan salah persepsi di masyarakat banyak. Peme­rintah sebaiknya turun tangan, dan menyelesaikan masalah ini, agar tidak terlalu berlarut-larut,” katanya.

 

Sementara itu, Hanung Bra­man­tyo dalam akun twitter-nya menye­butkan, banyak yang mencela film tanpa menontonnya. Hanya baca dari review yang juga subyektif dan provokatif. Selain itu, orang sering tangkap terhadap film Cinta Tapi Beda garapannya. (mg20/mg18)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!