Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 18:36:26 WIB
PRO SUMBAR

557 Honorer Diangkat jadi PNS

Sawahlunto tak Ada Penambahan dari K1

Padang Ekspres • Sabtu, 22/12/2012 11:17 WIB • TIM PADEK • 2275 klik

Padangpanjang, Padek—Se­ba­nyak 557 tenaga honorer ka­te­gori I (K1) di lingkungan Pe­me­rintah Kota (Pemko) Pa­dang­panjang, tuntas diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) hing­ga akhir Desember 2012 ini.

 

Kabid Mutasi dan Pe­ngem­bangan pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padangpanjang, Hendri Fauzan mengungkapkan pengangkatan honorer K1 telah dilakukan sejak 2006 silam. Pe­ng­angkatan terakhir dilakukan pada dua tenaga honorer yang tercecer dalam pengajuan sebe­lum­nya.

 

“Yakni Yasrizal dan Rayu Virgo yang seharusnya diangkat tahun lalu, kita sebut tercecer terkait kelengkapan persyaratan yang tidak terpenuhi pada waktu itu. Saat ini, keduanya tengah melengkapi berkas untuk penga­juan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang harus masuk ke Menpan dalam tiga hari ini,” ungkap Fauzan di ruangannya kemarin.

 

Honorer yang termasuk da­lam K1 merupakan yang diangkat melalui SK kepala daerah se­lam­bat-lambatnya 1 Januari 2005. Mereka disebut Fauzan me­rupa­kan honorer yang digaji atau diupah meng­gu­nakan APBD atau APBN.

 

“Bagi sekitar 30 tenaga honorer SK Wako yang melewati batas pengangkatan 1 Januari 2005, tidak masuk dalam daftar untuk diangkat,” jelasnya.

 

Sementara 47 honorer ter­ma­suk dalam K2 yang diangkat de­ngan SK instansi atau SKPD terkait, harus melalui tahapan seleksi. Seleksi untuk pe­nga­ng­katan tersebut, dijelaskan Fauzan tahapan dimulai pada 2013 hing­ga 2014 mendatang.

 

“Setelah melalui tahapan se­lek­si 2013-2014 mendatang, yang lulus akan diangkat. Tes terdiri dari dua tahap, yaitu tes kom­pe­tensi dasar dan tes kompetensi bidang. Kelulusan tes kompetensi dasar berdasarkan nilai batas kelulusan atau passing grade,” terangnya.

 

Proyeksi penerimaan PNS dari formasi umum 2013 ke­mung­kinan besar tidak ada. Hal ini berkaitan dengan Sumbar termasuk dalam 10 provinsi yang tidak diterima pengajuan oleh Menpan karena salah satu syarat belanja pegawai tidak lebih dari 50 persen tidak tercapai.

Terkait kompetensi pegawai kebutuhan instansi terkait dapat melalui solusi izin belajar atau tugas belajar.

 

Sementara dari Pariaman dilaporkan sebanyak 21 orang tenaga honorer K1 yang dinya­ta­kan lulus sebagai CPNS, akan segera dikirim seluruh persya­ra­tan­nya Badan Kepegawaian Dae­rah (BKD) Kota Pariaman. Meski demikian BKD Pariaman me­nya­takan kecewa karena dari 69 data tenaga honorer yang memenuhi per­syaratan dan sudah dilengkapi bahannya, hanya 21 orang saja yang diterima. BKD menyatakan akan segera mengirim surat ke­pa­da Kemenpan RI untuk me­minta penjelasan tersebut.

 

“Kami sedang mem­pe­rs­iap­kan bahan dan persyaratan 21 orang tenaga honorer kategori 1 yang dinyatakan lulus oleh Ke­men­pan RI. Sebab surat tersebut paling lambat per 31 Desember 2012 sudah harus ada di Kantor Kemenpan RI,” ujar Kepala BKD Kota Pariaman Khaidir kepada Padang Ekspres di ruang kerja­nya, kemarin.

 

Lebih lanjut Khaidri menje­las­kan sebanyak 21 orang tenaga ho­norer yang lulus sebagai CPNS tersebut, Sembilan orang meru­pa­kan honorer dari Badan Ling­ku­ngan Hidup (BLH) Kota Pa­ria­man dan 12 orang lainnya adalah tenaga honorer dari Dinas Ko­perindag Kota Pariaman. Nama-nama tenaga honorer yang lulus tersebut bisa dilihat di BKD Kota Pariaman. Khaidir juga mengim­bau honorer K1 tersebut juga segera melengkapi berkas-berkas yang diperlukan.

 

Sementara itu ketika ditanya apakah tahun mendatang BKD Pariaman mengajukan formasi penerimaan PNS, Khaidir menja­wab sudah mengajukan formasi lebih dari 200 orang. Formasi tersebut lebih kepada tenaga teknis seperti staf kelurahan, Anggota Satpol PP, Tenaga Pema­dam Keba­ka­ran. Karena tenaga teknis, maka minimal pendidikan yang sesuai adalah Diploma 3 (D3).

 

“Kami memang berharap ta­hun 2013 mendatang ada pene­ri­maan pegawai di Pemko Paria­man. Untuk bisa mendapatkan formasi tersebut, tentunya harus mengirimkan analisis jabatan dari masing-masing SKPD. Un­tuk saat ini sudah 80 persen dari SKPD yang ada yang mengi­rim­kan anjab tersebut,” ujarnya.

 

Dari Kota Sawahlunto dila­por­kan ternyata tak seorangpun tenaga honorer K1 yang berasal dari Sawahlunto.

 

 “Pegawai honorer kriteria K1 tidak ada di Sawahlunto,  jadi pada tahun ini  tidak ada pena­m­bahan CPNS dari tenaga honorer. Kemungkinan penambahan CP­NS dari tenaga honorer  pada tahun 2013,” ujar Kepala kantor Kepegawaian daerah (KKD) Sa­wahlunto Jusmanidar pada koran ini, kemarin.

 

Dikatakannya, tenaga honorer yang ada di Sawahlunto saat ini  143 orang dan sudah dima­suk­kan pada database dan  sudah di­kirim ke Badan Kepegawaian Ne­gara (BKN).(wrd/nia/hry)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!