Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 14:02:30 WIB
RAKYAT SUMBAR

Sulit Lulus 100 %

Padang Ekspres • Jumat, 13/05/2011 13:54 WIB • (kd) • 360 klik

“Nilai rata-rata kelulusan untuk SMP dan SMA itu keputusan dari pusat dan harus diikuti di seluruh Indonesia. Kalau dilihat nilai rata-rata yang dikeluarkan tersebut, tidak terlalu tinggi dan tidak memberatkan pelajar SMP dan SMA,” ujar Kabid Dikmen Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Sumbar, Mulyardi, pada Padang Ekspres, kemarin (12/4).


Diakui Mulyardi, nilai rata-rata itu sama dengan nilai tahun lalu. Nilai rata-rata tersebut, merupakan nilai terendah, dan dapat dipastikan bisa dicapai pelajar SMP, dan siswa SMA se-Sumbar. “Bagi sekolah favorit, nilai tersebut tidak menjadi masalah, karena biasanya murid mereka bisa mendapatkan nilai lebih tinggi dari itu,” jelasnya.
Kelulusan tingkat SMP dan SMA baru bisa diketahui pada 16 Mei 2011. Namun, kelulusan 100 persen dipastikannya sulit terpenuhi. Soalnya, ada peserta yang terdaftar, ternyata tidak mengikuti ujian.


Untuk SD yang kemarin (12/5) menyelesaikan UN, tidak diberlakukan standar nilai oleh Disdikpora Sumbar. “Untuk murid SD, hanya diberlakukan penambahan antara nilai rapor, ujian sekolah dan nilai ujian nasional. Untuk nilai kelulusan mereka dilakukan sekolah masing-masing, nantinya mereka akan mengetahui lulus tidak lulus pada minggu kedua bulan Juni 2011.


UN Lancar
Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Sumbar, Syamsurizal mengatakan, UN SD berjalan lancar. “Dengan sistem pendidikan kita, tidak banyak peserta UN yang tidak lulus,” ujarnya di sela-sela kunjungan ke beberapa SD di Bungustelukkabung, saat ujian SD berlangsung kemarin (12/5). (kd)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Sabtu, 21/05/2011 - Jam 14:54 WIB
lebih baik UN dihapuskan
Redaksi : Terima kasih atas komentarnya.

Admin.


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!