Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 20:07:23 WIB
EKONOMI BISNIS

Harga Emas Turun Rp15 Ribu

Padang Ekspres • Sabtu, 08/12/2012 11:48 WIB • • 1166 klik

Padang, Padek—Sejak tiga hari lalu, harga emas 24 karat kembali mengalami penurunan signifikan pada sejumlah toko emas di Pasar Raya Padang. Emas yang sebelum­nya dijual Rp1.330.000 per emas (2,5 gram) turun menjadi Rp 1.315.000 atau sebesar Rp 15 ribu.

 

Halim, 25, karyawan Toko Emas Can­tik mengatakan, penurunan har­ga emas ini, biasanya terjadi tiap ak­hir tahun. Dipengaruhi jatuh tem­po pen­­dek obligasi emas dunia hingga ting­­kat bunganya naik. “Saya perki­rakan harga emas akan terus turun. Namun di tahun 2013 akan terjadi lonjakan harga. Karena sudah sering terjadi setiap tahunnya,” tutur Halim. 

 

Halim mengatakan turunnya har­ga emas belum banyak diketahui kon­sumen. Pasalnya perbandingan pem­beli emas dan penjual, masih ki­sa­ran 65 dan 35 persen. “Di akhir ta­hun, biasanya pembeli emas men­capai kisaran 90 persen. Di awal ta­hun baru, penjual emas juga mening­kat,” terangnya.

 

Sementara Asni Fitria Nengsih, 36, saat di temui Padang Ekspres di Toko Emas Murni menuturkan, di ak­hir tahun dia selalu membeli emas. Se­lain harga emas turun juga persia­pan keuangan di tahun baru. “Lebih baik menyimpan emas dibanding me­nyimpan uang di tabungan,”  te­rang warga Aiapacah itu. (mg20)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!