Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 13:14:01 WIB
METROPOLIS

Kandidat Cawako Padang Bermunculan

Padang Ekspres • Jumat, 07/12/2012 13:28 WIB • • 1213 klik

MESKI belum jelas kapan pelaksanaan Pilkada Padang dige­lar, namun sudah puluhan bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota bermunculan. Baik yang diusung partai politik, maupun yang berniat maju dari jalur per­orangan atau independen.

 

Tingginya animo masyarakat maju dalam bursa calon pemimpin ibu kota Sumbar ini, di satu sisi me­nyehatkan demokrasi karena terse­dia banyak pilihan bagi ma­syarakat. Di sisi lain, dapat mem­bingungkan masyarakat pemilih karena banyak calon karbitan yang muncul.

 

Partai Demokrat yang memiliki 17 kursi di DPRD, digadang-ga­dang sebagai satu-satunya partai yang bisa mengusul pasangan sendiri tanpa harus berkoalisi. Mereka mempunyai bakal ca­lon seperti Yultekhnil, Ketua DPRD Sumbar dan Yogan As­kan, pengusaha. “Agaknya, ke­dua kader ini lebih cocok ma­ju untuk Pilkada Padang,” ka­ta Mukhtar Ai, Penasihat Par­­tai Demokrat Sumbar, ke­pa­da Padang Ekspres, kemarin.

 

Menurutnya, kader seperti Yultekhnil, juga sudah pernah berkiprah di DPRD Padang selama lima tahun sebelum masuk ke DPRD provinsi. “Ini sudah menjadi modal baginya untuk kembali menunjukkan kiprahnya untuk Kota Pa­dang,” tambahnya.

 

Di bagian lain, kekuatan incumbent juga disebut-sebut mempunyai kans besar me­menangi bursa wali kota Pa­dang periode 2013-2018. Wa­kil Wali Kota Mahyeldi An­sha­rullah saat ini hampir dipas­tikan kembali diusung PKS. Bagi PKS, Mahyeldi dini­lai sosok tepat untuk memimpin Padang ke depan.

 

“Mahyeldi juga dinilai pu­nya pengalaman matang di berbagai organisasi di Sumbar dan Padang. Kita tetap kon­sis­ten pada pilihan kita. Siapa yang pantas memimpin Pa­dang ke depan, itulah yang ha­rus kita dukung,” kata Ketua DPC PKS Kota Padang, Mu­hidi.

 

Dari Partai Gerindra, Afri­zal yang kini menjabat anggota DPD RI, disebut-sebut bakal maju sebagai bakal wali kota pada pesta demokrasi.

Selain telah lama berke­cimpung di organisasi, Afrizal ju­ga dikenal sebagai aktivis ber­pengaruh, terutama di ka­langan masyarakat Pasar Raya. “Jika memang masyarakat memberikan kepercayaan ke­pa­da saya, kenapa tidak. Jus­tru di sinilah nantinya akan sa­ya buktikan pengabdian saya un­tuk warga kota,” sebut Afri­zal.

 

PAN Tunggu Rapat Pleno

 

Secara terpisah, DPD PAN Padang membuka kesempatan bagi siapa pun baik kader maupun dari luar PAN untuk menjadi calon wali kota. Meski hingga kini PAN Padang belum menetapkan siapa yang akan diusung, tapi sejumlah nama telah ada yang muncul, yaitu Muhammad Ichlas El Qudsi, anggota DPR dari Sumbar.

 

Ketua DPD PAN Padang, Fauzi Bahar ketika dikon­fir­ma­si, mengatakan belum bisa memastikan calon dari PAN karena harus diputuskan me­la­lui rapat pleno. “Nama-nama tersebut bisa ikut atau tidak, tergantung hasil rapat pleno. Untuk rapat pleno akan dila­ku­kan dalam waktu dekat,” katanya.

 

Dari kalangan akademisi muncul nama seperti James Hellyward. Selain aktif di kam­pus, mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumbar ini juga telah banyak berkecimpung di organisasi kemasyarakatan dan olahraga.

 

 Dari kalangan pengusaha ada nama Andre Rosiade yang juga Ketua Gerakan Ayo jadi Pengusaha BPD Hipmi Sum­bar dan Alkudri, Ketua DPD REI Sumbar. Keduanya sudah mulai bergerak ke masyarakat untuk meraih simpati lewat berbagai kegiatan sosial. Bah­kan, potret diri mereka sudah tersebar di berbagai sudut Kota Padang.

 

Setelah Demokrat me­mili­ki 17 kursi di DPRD Pa­dang, disusul PKS 6 kursi, PAN 5 kursi, Partai Golkar 5 kursi, Partai Hanura 4 kursi, PPP 3 kursi, Partai Gerindra 2 kursi, PBB 2 kursi dan PDI-P 1 kursi.

 

Meski begitu, siapa pun calon wali kota yang memim­pin kota ini, terletak di tangan masyarakat Padang. Bermun­culannya bakal calon wali kota Padang ini, menuntut masya­rakat agar cerdas dalam me­nen­tukan pilihan. Rekam jejak (track record) para calon pe­mimpin sudah harus ditero­pong dari sekarang, agar tidak terpilih calon koruptor nanti­nya. (zul/ek)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!