Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 08:06:39 WIB
NASIONAL

21 Ribu Honorer K1 Terancam

Tahun ini, Hanya 49.714 Orang Diangkat jadi CPNS

Padang Ekspres • Kamis, 06/12/2012 11:41 WIB • • 5131 klik

Jakarta, Padek—Rapat pe­nen­tuan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari honorer K1 baru akan diputuskan hari ini (6/12). Namun pe­merintah tetap bersikukuh jumlah honorer K1 yang bisa se­gera mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) baru 49.714 orang.

 

Pemerintah juga me­ne­gaskan bahwa tidak bisa 71 ribu tenaga honorer K1 men­jadi CPNS dalam waktu ber­sa­maan. Alasannya, jika me­nunggu tim quality assurance (QA) menyelesaikan pemeriksaan sisa honorer K1 (sekitar 21 ribu), dan ke­mu­dian ditetapkan bersama for­masinya, akan memancing ge­lom­bang kemarahan massa.

 

”Ini sudah tanggal 4. Kalau masih harus menunggu hasil pemeriksaan 21 ribu honorer agar kuota 71 ribu terpenuhi, bakal fatal akibatnya. Sebab, bisa-bisa formasi untuk 2012 hangus,” kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Selasa (4/12).

 

Dijelaskannya, belum tun­tasnya pemeriksaan 21 ribu honorer tersebut lantaran Ba­dan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) meng­alami kesulitan untuk me­nelaah sumber gaji hono­rernya. Sebab, banyak yang gajinya langsung ditransfer langsung ke rekening ho­no­rernya.

 

”Untuk memeriksa apakah benar 21 ribu honorernya be­nar-benar K1 (sumber gajinya dari APBN/APBD, red), BPKP harus mericek datanya di Ke­me­nterian Keuangan. Sela­njutnya ditelaah satu-satu ke daerah,” tuturnya.

 

Pemeriksaan yang ribet inilah, lanjut Tumpak, yang membuat penyelesaian ma­salah 21 ribu honorer jadi pan­jang. Diperkirakan, penye­le­saiannya akan loncat ke 2013. ”Kalau dipaksa 71 ribu honorer (49.714 plus 21 ribu, red) harus diterbitkan SK-nya bulan ini, rasanya tidak mungkin. Bila tetap dipaksakan, formasi 71 ribu itu bisa hangus karena PP 56 Tahun 2012 hanya membe­ri­kan batasan Desember 2012,” terangnya.

 

Agar formasi tersebut tidak hangus, Tumpak mengatakan, pemerintah akan mengangkat 49.714 honorer K1-nya dulu. Sisanya, akan diproses ber­ta­hap. ”Jadi kalau baru 10 yang clear itu langsung diproses NIP-nya. Begitu seterusnya hing­ga pengangkatan honorer K1 benar-benar tuntas,” ce­tusnya. Dia menambahkan, kepala BKN telah mela­yang­kan surat ke seluruh instansi pusat dan daerah untuk me­nyiapkan segala keperluan pemberkasan NIP CPNS dari honorer K1. (esy/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!