Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 18:31:53 WIB
SELEBRITIS

Bintang Film Langit Ke-7 Sering Tukar Peran

Padang Ekspres • Senin, 03/12/2012 12:39 WIB • • 750 klik

Bintang Film Langit ke 7

Bermain film adalah keinginan banyak remaja. Dan lima remaja energik ini sung­guh beruntung. Mereka berke­sempatan bermain film yang disutradarai Rudi Soedjarwo berjudul Langit Ke-7. Namun, di balik itu, banyak pengor­banan dan kerja keras yang harus dilakukan mereka demi memerankan berbagai karakter da­lam film tersebut. Bahkan, me­reka sampai berdarah-darah.

 

Rechelle Rumawas, Bonita Lauwoie, Atika Noviasti, Mau­reen Irwinsyah, dan Taskya Na­mya adalah fresh talent. Ke­limanya adalah pemenang kon­tes Clear Hair Model 2012. Sa­lah satu hadiah yang me­reka terima adalah bermain di film karya sutradara Rudi Soedjar­wo. Senang? Tentu saja! Tapi, mereka juga bingung.

 

Setelah mereka di­umum­kan menjadi pemenang­nya, pihak panitia langsung mem­berikan PR alias peker­jaan rumah. Masing-masing dibe­kali script cerita Langit Ke-7 yang begitu tebal. ”Kami disu­ruh baca sampai habis supaya kami tahu ceritanya seperti apa dan ada tokoh siapa saja,” terang Bonita, 23, ketika dite­mui di Coffee Cream, Fatma­wati, Jakarta Selatan, bebe­rapa wak­tu lalu. Tak hanya Bonita, Mau­reen, Rec­helle, dan Atika hadir. Hanya Task­ya yang tidak bisa hadir kare­na berhalangan.

 

Suasana kafe mungil ter­se­but mendadak ramai kar­e­na ternyata mereka semua sangat antusias mence­rita­kan pe­nga­­la­mannya selama proses pro­­duk­si. Mereka be­nar-benar me­njadi teman dekat setelah ber­main di film itu. ”Sekarang ini deket ba­nget. Sampai rasa­nya kalau ada satu yang nggak ada itu seperti ada yang ilang,” lan­­jut Bonita yang memeran­kan tokoh Lintang. Mendengar uca­pan Bonita, yang lain pun langsung menyahut dengan ucapan ”aaawww” sam­bil pa­sang ekspresi wajah manja.

 

Untuk sampai pada level seperti ini tidaklah mudah. Masing-masing dipilih menjadi pemenang karena memang memiliki bakat. Rata-rata me­reka semua sudah menekuni modeling. Bahkan, Rechelle adalah seorang penari balet. Dia juga mengajar tari balet. Tapi, untuk berakting dalam sebuah film, mereka belum punya pengalaman sama sekali. Wajar kalau mereka bingung saat pihak produksi mena­nyakan tokoh mana dalam ce­rita yang mirip dengan pribadi masing-masing.

 

”Bingung aja. Kita nggak bisa nentuin tokoh yang mana yang cocok sama kita. Udah gitu langsung rea­ding­, lagi,” terang Re­chelle. Maureen yang merupakan putri aktris senior Ida Leman lalu mengungkapkan apa yang dia rasakan. Menurut dia, un­tuk bermain film, pemain tidak hanya berakting sesuai dengan skenario, tapi juga harus men­dalami karakternya. Untuk mendalami karakter dibutuh­kan observasi.

 

”Nah, kalau di sini kan kita ini terpilih dari pageant, terus script-nya su­dah ada. Lalu, karakter yang ada di script harus dicocokin sama kita berlima,” terang maha­siswa Sastra Inggris Binus University itu.

 

Akhirnya karakter Dania (Taskya), Visi (Rechelle), Lin­tang (Bonita), Angel (Mau­reen), dan Indira (Atika) ter­paksa harus dicobakan satu satu ke masing-masing.

 

”Itu kesulitan buat kita dan ke sulitan buat yang bikin film juga,” lanjut Maureen. Alha­sil, dua minggu pertama pe­ran mereka ditukar-tukar saat reading. Dua minggu per­­­­­ta­ma itu benar-benar mem­berikan tekanan. Da­lam se­hari, mereka bisa dua sam­pai tiga kali ber­tukar peran. Terlebih, mereka belum kenal satu sama lain. Masih saling sungkan. (jpnn)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!