Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 14:38:57 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Keponakan Alis Marajo Polisikan Aktifis LSM

Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Sabtu, 24/11/2012 12:00 WIB • RIKI SUARDI • 897 klik

Padang, Padek—Keponakan sekaligus Penasihat Hukum (PH) dari kaum Bupati Lima­puluh Kota, Alis Marajo Datuk Sori Marajo, kemarin (23/11) mendatangi Lembaga Kera­pa­tan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar. Mereka mengadukan aktivis LSM Forum Peduli Luak Limopuluh. Pasalnya, LSM tersebut diduga telah menghina gelar penghulu yang sandang oleh Bupati Limapuluh Kota.

 

Kedatangan mereka di­sam­but beberapa pengurus LKAM Sumbar; antara lain Ketua IV Bidang Agribisnis H. YR DT Panduko Amat, Sek­re­taris Umum, Syamsiri Malin Mulia,  Biro Pemuda Seni Anak, Hendri Donal DT Pan­duko Rajo Nan Bagonjong, dan Biro Diklat LKAAM Sumbar, Sukandar Rajo Kaciak.

 

PH Bupati, Yuhasri DT Panghulu Rajo mengatakan, penghinaan yang diduga dila­ku­kan LSM tersebut kepada Bupati Limapuluh Kota, secara sistematis, yaitu malalui sele­baran kertas yang berisi 25 poin tentang tuduhan yang dilakukan oleh LSM Luak Limopuluah kepada Bupati Alis Marajo. Namun, yang jadi akar masalahnya sehingga mereka mendatangi kantor LKAAM Sumbar, yaitu me­nge­nai poin 19.

 

Poin tersebut berbunyi, Alis Marajo sebagai seorang penghulu yang bergelar DT Sori Marajo, baik selaku  Ketua LKAAM Limapuluh Kota, Ke­tua Dewan Pertimbanga LKA­AM Sumbar, dan Bupati Li­m­a­puluh Kota, telah me­man­fa­atkan jabatan rangkapnya untuk melakukan berbagai rekayasa sejarah, maupun pengrusakan terhadap tatanan adat Minangkabau, khususnya di Luak Limapuluah. Seperti penipuan sejarah terhadap salah satu keluarga datuk dari Negeri Sembilan, Malaysia yang mencari asal usul keda­ta­ngan mereka ke Negeri Sem­bilan.  ”Harusnya, oknum itu ti­dak menyangkutkan jabatan peng­hulu ninik mamak kami di adat, tapi jabatan di pe­me­rin­tahan sebagai kepala dae­rah, bukan sebagai penghulu,” kata Yuhasri di dampingi dua keponakan Alis Marajo, Ibu O SH, dan Purnama Muharman.

 

”Selain itu, LSM tersebut juga menuduh penghulu kami (Alis Marajo DT Sori Marajo) sebagai penipu tanpa adanya putusan hukum yang inkrah dari pengadilan. Harusnya, oknum itu membuat diduga, bukan menuduh begitu saja,” tambah Purnama.

 

Selain mengadu ke LKA­AM Sumbar, kata Purnama, mereka juga melaporkan kasus ini ke Polres Limapuluh Kota. Sebab, gelar adat kaum Sori Marajo sudah dicemarkan. “Pelecehan gelar adat ini juga kami laporkan ke polisi,” ulas­nya.

 

Ketua IV Bidang Agribisnis LKAAM Sumbar, H YR DT Panduko Amat setuju dengan langkah yang diambil oleh PH sekaligus keponakan dari Bu­pati Limapuluh Kota, Alis Ma­rajo tersebut. Sebab, pelecehan gelar adat ini tidak bisa di­diam­kan begitu saja. Bahkan pe­la­kunya harus dihukum secara adat, yaitu tagak kabau rabah kabau. Artinya, LSM tersebut harus menyembelih seekor kabau untuk meminta maaf kepada pemegang gelar DT Sori Marajo.

 

Yudilfan: Kalau Perlu Proses Secepatnya

 

Dihubungi terpisah tadi malam, koordinator Forum Peduli Luak Limopulah Yu­dil­fan Habib, menyebutkan bo­leh-boleh saja orang yang mengatasnamakan keponakan Alis melakuka hal tersebut. Bahkan Habib memberikan support. ”Kalau bisa diproses secepatnya, oleh pihak ber­wenang dan ranah yang tepat,” ungkapnya.

 

Terhadap LKAAM Sum­bar yang turut me­nya­yangkan stattemen mereka, Habib justru merasa berterima ka­sih. ”Ini tandanya LKAAM juga peduli dengan kami,” ujarnya. (*)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!