Rabu, 23 April 2014 - 22 Jumadil Akhir 1435 H 15:02:55 WIB
PRO SUMBAR

Silat Masuk Kurikulum Sekolah

Padang Ekspres • Senin, 19/11/2012 13:59 WIB • • 340 klik

Batusangkar, Padek—Seb­a­nyak 60 orang Tuo Silek dan Pesilat serta pemerhati Silat Mi­nang­kabau di Tanahdatar mem­be­rikan rekomendasi kepada Bupati Ta­nahdatar M Shadiq Pasadigoe agar memasukan Silat ke dalam kurikulum sekolah.

 

Hal itu diungkapkan  Ketua De­wan Kesenian Kabupaten Ta­nah­­datar Sondri DT Kayo  di dam­pi­ngi Irwansyah Dt Tumanggung Tri seusai seminar dan Lokakarya Pe­lestarian Silek tradisi Minang di Ge­dung Balai Pelestarian pe­ning­ga­­lan Purbakala (BPPP) Sumatera Ba­­rat, Riau dan Jambi minggu ke­ma­rin.

 

Rekomendasi antara lain, se­makin berjaraknya generasi muda dengan warisan tradisi dan bu­daya, sehingga memprihatinkan. Kedua, Silat sebagai kekayaan tradisi di Minangkabau dikha­wa­tirkan akan menghilang dan ter­lu­pakan secara perlahan-lahan. Ketiga, belum maksimalnya usaha pelestarian Silat diberbagai  sa­sa­ran yang ada. Keempat pentingnya  pendidikan karakter, mentalitas  dan kecakapan hidup bagi generasi muda. Dan kelima, mereka me­minta kepada Bupati Tanahdatar M Shadiq Pasadigoe  melalui Dinas Pendidikan untuk dapat mema­sukan Silat ke dalam kurikulum muatan lokal di sekolah.

 

Lahirnya rekomendasi ter­se­but setelah dilakukan lokakarya, diskusi dan seminar yang mem­ba­has tentang Silat tradisi Silat salingka nagari di Kabupaten Luhak Nan Tuo yang pada intinya untuk meretavilitasi Silat tradisi dalam konteks peradaban dan kebudayaan yang diwarisi turun temurun. Kegiatan ini meng­had­ir­kan nara sumber diantara Ketua IPSI Tanahdatar AR Dt Pangulu Sutan, Kepala BP3 Sumbar, Riau, Kepri Fitra Arda, Kepala Tata usaha BP3 Tri Mulyono, Tokoh Silek Irwansyah Dt Tumanggung. Dari Pemkab, diwakili Kadis Bud­par, Pemuda dan Olahraga Tanah­da­tar Marwan SE.

 

Dalam perkembangannya Silat tradisi yang sudah berkembang tersebut tidak begitu diminati generasi muda. Sasaran Silat jum­lah­nya tidak begitu banyak. “Jika ini dibiarkan terus, kita hanya bangga dengan Silat tradisi saja, tapi upaya untuk melestarikan Silat tersebut tidak dilakukan secara continue,” beber DT Kayo.

 

Karena itulah, nantinya reko­men­­dasi ini diharapkan bisa ter­ea­li­sasi.(mal)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!