Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 17:23:38 WIB
INTERNASIONAL

Israel Target 100 Lokasi di Gaza

Situasi Memanas, Presiden Palestina Akhiri Lawatan

Padang Ekspres • Jumat, 16/11/2012 11:58 WIB • • 680 klik

Ramallah, Padek—Kete­ga­ngan meningkat di Jalur Ga­za. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan kelompok militan Palestina kembali terlibat aksi saling serang. Sedikitnya, 16 orang tewas dalam bentrok di antara dua kubu kemarin (15/11). Tiga korban adalah warga Israel, sedangkan 13 korban lain merupakan warga Pa­lestina.

 

“Tiga orang tewas akibat tem­­bakan roket militan Gaza me­­ngenai sebuah gedung apar­­­temen di Kiryat Malakhi, Dis­trik Selatan,” kata jubir Ke­polisian Israel. Selain itu, se­ra­ngan ke kawasan per­mu­kiman tersebut juga melukai empat orang warga Israel lainnya.

 

Bersamaan dengan itu, IDF melancarkan serangan udara ke wilayah Gaza dan merenggut sedikitnya 13 nya­wa. Dua korban jiwa di anta­ra­nya adalah anak-anak. “Se­ba­nyak sembilan korban me­ru­pakan anggota militan Ha­mas,” kata Asraf el-Qdra, salah seorang dokter pada Medical Aid for Palestinians.

 

IDF mengklaim bahwa serangan udara yang dilan­car­k­an militernya dan me­ne­was­kan 13 warga Palestina ter­sebut merupakan bagian dari operasi antiteror. Bahkan, Israel menarget sekitar 100 lokasi berbahaya yang mereka deteksi sebagai “lokasi te­roris”. Dari 100 titik itulah, se­lama ini militan-militan Gaza melancarkan serangan roket mereka.

 

Memanasnya hubungan Palestina-Israel itu memaksa Dewan Keamanan (DK) PBB mengadakan rapat darurat tertutup Rabu malam (14/11). “Pendeknya, pesan yang me­ng­gema dari pertemuan ini ada­lah bahwa kekerasan (Israel-Palestina) harus segera diakhiri,” tegas Hardeep Si­ng­h Puri, pimpinan DK PBB periode November.

 

Dia tidak ingin aksi saling serang dua kubu itu terus meningkat hingga memicu serangan berskala besar, se­perti pada 2008. Puri ber­ha­rap kematian Ahmed Said Khalil al-Jabari akibat sera­ngan udara Israel tidak mem­buat militan-militan Gaza kian nekat.

 

Memanasnya situasi di Gaza itu memaksa Presiden Palestina Mahmoud Abbas kembali ke negerinya. Kema­rin tokoh yang akrab dipanggil Abu Mazen tersebut terpaksa menyudahi lawatannya ke Eropa setelah mendengar ma­kin sengitnya pertempuran di Gaza. “Hari ini (kemarin, Red) beliau kembali ke Palestina dan berusaha untuk meredam ketegangan yang kian me­ning­kat,” kata Saeb Erakat, juru runding Palestina.

 

Menurut Erakat, Abbas juga telah berkomunikasi de­ngan Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Washington terkait in­si­den terbaru di Gaza tersebut. Se­lain itu, dia juga mengontak para pemimpin Eropa serta Presiden Mesir Muhammad Mursi. Abbas berharap ne­gara-negara itu bisa mendesak Is­rael supaya menghentikan se­rangannya. (AP/AFP/CNN­/BBC/hep/dwi/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!