Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 13:20:21 WIB
RAKYAT SUMBAR

Hari Ini, Sidang Perdana Kasus Tahanan Tewas

Padang Ekspres • Selasa, 13/11/2012 12:57 WIB • • 815 klik

Sijunjung, Padek—Hari ini (13/11), empat  anggota polisi yang diduga me­nganiaya kakak beradik di bawah umur, Budri M Zein, 17,  dan Faisal, 14, di sel Mapolsek Sijunjung hing­ga tewas, akan mu­lai disidangkan di Pe­ngadilan Negeri Mua­­ro Sijunjung.

 

Jaksa penuntut umum (JPU) Syaiful Am­ri dan Reni Novita berpendapat, terdakwa Syamsul Bahri cs dapat dilakukan penun­tutan pri­mair  karena telah melang­gar Pasal 351 Ayat 3 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP sub­sidair me­lang­gar Pasal 351 Ayat 2 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 dan tentang Perlin­du­ngan Anak, para ter­dakwa juga telah melanggar Pasal 80 Ayat 3 UU Nomor 23/2002.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung, Pipuk Firman, me­nga­takan, berkas pemeriksaan telah diserahkan ke Pengadilan Negeri Muaro. “JPU juga telah dipersiapkan untuk menjalani persidangan nanti,” ungkap Pipuk kepada Padang Ekspres, Senin (12/11).

 

Kejari mendesak penga­dilan untuk tetap menahan keempat terdakwa di LP kelas II B Muaro Sijunjung selama persidangan berlangsung. Se­jak berkas perkaranya dise­rahkan dari Kejati ke Kejari Sijunjung, keempat terdakwa telah mendekam di LP Muaro Sijunjung. (mg19)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!