Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 22:59:04 WIB
METROPOLIS

Pemasangan Baronjong Irigasi Tuntas

Padang Ekspres • Selasa, 13/11/2012 12:45 WIB • • 289 klik

Khatib Sulaiman, Padek—Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar mengklaim pembangunan batu baronjong di irigasi Gunungnago, Batu­busuk tuntas. Jika pun, masya­rakat masih kesulitan menda­patkan air, dinilai disebabkan perilaku warga yang menga­rahkan air ke lokasi tambak, sehingga air tidak sepenuhnya mengalir ke bawah.

 

“Untuk perbaikan irigasi Gunungnago, Pemprov baru melakukan penanganan tanggap darurat dengan memasang tiga bak  penampang. Diharapkan, keberadaan bak penampang  tersebut, air akan lancar menga­lir dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Kepala Dinas PSDA Sumbar, Ali Musri kepada Padang Ekspres, kemarin (12/11), di kantor Gubernur.

 

Ali mengakui, perbaikan irigasi belum dapat mengem­balikan fungsi irigasi Gunung­nago secara total. Pemasangan batu baronjong dilakukan untuk mengantisipasi ancaman keke­ringan areal pertanian masyara­kat. “Jika batu  baronjong  tak segera dibangun, akan berdam­pak terhadap pertanian milik masyarakat,” sebutnya.

 

Dinas PSDA Sumbar me­nga­jukan dana tanggap darurat sebesar Rp 35 miliar ke Badan Nasional Penanggulangan Ben­ca­na (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk perbaikan daerah irigasi dan normalisasi sungai. Dengan rincian Rp 22 miliar untuk normalisasi sungai dan Rp 13 miliar untuk irigasi. “Ini hanya penanganan darurat saja kami lakukan. Jika kami biarkan daerah irigasi ini, tentunya akan berdampak terhadap areal per­ta­nian dan sumber air masya­rakat,” katanya.

 

Batu baronjong yang telah dipasang berada  di sepanjang 40 meter di daerah irigasi Gu­nung­nago. “Dengan adanya pemasangan batu baronjong ini, areal pertanian masyarakat tidak akan mengalami kekeringan dan masyarakat juga tidak menga­lami kekurangan sumber air,” ucapnya.

 

Pada APBD 2013, kata Ali Musri, Pemprov bakal mem­prioritaskan penguatan tebing persisnya sungai merendam permu­kiman Griya Kubu Tama. “Kami usul­kan anggaran Rp 86 miliar untuk penanganan ben­cana di Padang, Pasaman, Paria­man dan Solok Selatan,”  tutur­nya. (ayu)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!