Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 02:34:49 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Pimpro STIKES Ditemukan jadi Mayat

Berencana Pulang Kampung

Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Rabu, 07/11/2012 12:29 WIB • EDISON JANIS • 405 klik

Bukittinggi, Padek—Ma­sya­rakat sekitar SPBU Ga­re­geh, kecamatan Mandingin Koto Selayan (MKS), Bukit­ti­nggi, kemarin (6/11), buncah. Me­reka terkejut ketika men­de­ngar kabar adanya penemuan mayat di sebuah bangunan yang bersebelahan dengan SPBU tersebut. Sosok mayat itu adalah Suganda. 50, pim­pi­nan proyek (pimpro) pem­bangunan STIKES Ford de Kock, Bukittinggi yang saat ini dalam pembangunan.

 

Berdasarkan informasi ya­ng diperoleh koran ini, pene­muan mayat terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Wak­tu itu, beberapa orang anak buah Suganda, yang sengaja di­datangkan dari Jawa Barat  untuk mengerjakan proyek STIKES Ford de Kock, sudah duluan pergi ke proyek yang jaraknya sekitar 500 meter dari tempat mereka menginap. Setelah lama ditunggu, ter­nya­ta Suganda, tidak juga muncul-muncul.

 

Berbagai upaya untuk men­­­da­tangkan Suganda ke proyek sudah dilakukan. Salah sa­tunya dengan me­ng­hubungi ponselnya yang selalu aktif, tapi tidak diangkat. Pena­sa­ran, lalu teman-temannya di pro­yek, mendatangi tempat me­nginap Suganda di sebuah bangunan permanen yang ber­sebelahan dengan SPBU Gare­geh. Ternyata, pin­tu bangunan itu tertutup rapat.

 

Setelah dilakukan urung rembuk dengan pemilik ba­ngu­nan, akhirnya disepakati pintu masuk dibongkar paksa. Ternyata benar, Suganda se­dang berada di dalam te­rte­lungkup memakai selimut di atas tempat tidur. Setelah dibangunkan, ternyata Su­gan­da tidak beraksi. Ditelisik lebih jauh, ternyata ia sudah tidak bernyawa.

 

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingini, pe­ris­tiwa penemuan mayat ini lang­sung dilaporkan ke Polresta Bukittinggi. Tim identifikasi dan forensik serta petugas kesehatan pun datang. Setelah dilakukan identifikasi, akhir­nya mayat Suganda pun diba­wa ke RSAM Bukittinggi, un­tuk dilakukan visum.

 

Kapolresta Bukittinggi, AKBP Eko Nugrahadi, me­nga­kui penemuan mayat itu. Ha­nya saja dia belum bisa mem­berikan informasi pe­nye­bab terjadinya kematian kor­ban. “Anggota saya sedang di la­pangan. Jadi saya belum bisa memberikan konformasi,” jelasnya via ponsel.

 

Sebelum korban dite­mu­kan jadi mayat, informasi yang diperoleh koran ini, korban sekitar pukul 09.00 WIB sem­pat keluar membeli pulsa HP di counter HP D-Seluler yang jaraknya hanya beberapa pu­luh meter dari tempat me­ngi­napnya. Selain itu, korban juga berencana akan pulang kam­pung ke Bogor, pada sore harinya. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!