Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 12:43:14 WIB
PRO SUMBAR

Makam Korban KA Tahun 2604-2605

Tugu Bertahun Aneh Ditemukan Warga

Padang Ekspres • Sabtu, 20/10/2012 13:02 WIB • • 1224 klik

Masril menunjukkan tugu kecelakaan kereta api bertahun 2604 dan 2605

Sebuah tugu atau prasasti yang tidak terawat, ditemukan di kawasan Kelurahan Balai-Balai Padangpanjang Barat oleh seorang petani dan peternak, Masril, 44, Rabu (17/10) kemarin pagi.

 

Tugu berdiameter lebih kurang 2 x 2,5 meter itu, bertuliskan ejaan lama dan tahun aneh. Yakni "Tugu Peringatan Orang-orang Jang Me­ni­nggal Ketika Ketjelakaan Kereta Api Tang­gal 25-12-2604 dan 23-3-2605", pada dinding bagian bawahnya.

 

Disebutkan Masril, tugu yang terletak di tanah kaumnya itu me­ru­pa­kan nisan bersama korban ke­ce­la­kaan kereta api Padangpanjang pada masa penjajahan. Meski secara detil tidak mengetahui sejarah, Masril mengatakan korban yang di­ma­kam­kan di bawah tugu itu tidak dalam ke­adaan utuh.

 

"Menurut cerita orang-orang tua, ini merupakan pemakaman potongan-potongan tubuh korban kecelakaan ke­reta api pada masa penjajahan B­e­lan­da, akibat jembatan yang diputuskan. Karena begitu banyaknya korban, sehingga tidak ada tempat untuk pemakaman," cerita Masril.

 

Pemilik lahan Masril mengatakan sejumlah ahliwaris saat mengunjungi pemakaman sekitar merasa takut me­lihat tugu tersebut. Ada yang me­nga­takan tugu itu panas dan sebagainya. Ke­saksiannya sering dihinggapi bu­rung hantu.

 

Proses pemakaman korban, dice­ri­takannya juga terjadi dua kali, sesuai catatan tanggal yang tertera di dinding tugu itu. Usai pemakaman pertama sedalam 5 meter, belum ditembok. Kemudian berjarak sekitar 3 bulan, kem­bali terjadi kecelakaan dan dima­kam­kan di lobang yang sama.

 

“Kabarnya setelah pemakaman pertama, belum ditembok. Kemudian korban pada peristiwa ke dua, kembali dimakamkan dengan galian 2 meter di atasnya. Setelah itu baru dibangun tu­gu ini untuk kenangan bagi keturunan ke­­luarga korban. Namun selama ini, tidak pernah orang datang melihat, apa lagi untuk membersihkan tugu," sebutnya.

 

Sementara Lurah Balai-Balai, Reftasman menyebutkan keberadaan tugu tersebut sudah dilaporkan ke pi­hak Dinas Sosial oleh pihak kelu­ra­han terdahulu. Namun tidak ada res­pon dan tindakan atas pemberitahuan itu.

 

“Sehingga tugu ini hanya di­ber­sih­kan dari semak belukar oleh Masril yang mengolah lahan. Namun dari pemerintah belum ada petunjuk mau diapakan tugu korban kecelakaan ke­reta api yang tidak diketahui sejarah pas­tinya," ungkap Reftasman.

 

Mengandung Mistik

 

Masril di sebuah gubuk yang tidak jauh posisi tugu tersebut, mengaku kerap mendengar dan melihat burung Hantu bertengger di atas batu ter­se­but. Bahkan dari sejumlah orang yang zia­­rah ke pandam pekuburan dagang di sam­pingnya, mengaku tugu itu me­na­k­utkan.

 

“Kata orang-orang tugu ini mena ­kut­kan dan mengeluarkan udara panas. Akan tetapi, saya tidak pernah merasakan apa-apa selain melihat dan mendengar burung hantu di tugu ini,” pungkas Masril lagi. (wrd)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!