Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 09:45:58 WIB

26 Karateka Dapat Sabuk Hitam

Padang Ekspres • Senin, 15/10/2012 13:11 WIB • • 234 klik

Padang, Padek—Sebanyak 26 karateka Lembaga karate-do Indonesia (Lemkari) lulus ujian kenaikan tingkat dari sabuk coklat ke sabuk hitam. Dengan mendapatkan ijazah, 26 karateka itu telah terka­bung dalam Majelis Sabuk Hitam (MSH) Per­guruan Lembaga karate-do Indonesia (Lemkari). Penye­rahan ijazah itu sendiri, dilakukan kemarin (14/10), seusai Lemkari Sumbar melaksanaka  latihan bersama di GOR H Agus Salim Padang.

 

Pada kesempatan tersebut, Lemkari Sumbar juga memberikan bonus kepada karateka Lemkari Sumbar yang menjadi juara umum pada kejurnas Lemkari, totalnya 10 Juta Rupiah yang berlangsung beberapa waktu lalu di UNP Padang. Dengan kegiatan itu, Ketua Pengda Lemkari Sumbar Firdaus Ilyas, berpesan agar korps sabuk hitam ke depannya memiliki pondasi yang kokoh untuk meraih keberhasilan seperti kejujuran, karakter, integritas, keteguhan, cinta, dan kesetiaan.

 

Dengan korps MSH yang beranggotakan kara­teka sabuk hitam terpilih, itu merupakan modal dasar dalam melakukan pembinaan atlet secara berkesinambungan untuk meraih prestasi.

 

”Lemkari sudah banyak berbuat untuk dunia karate Sumbar, baik itu pembinaan maupun prestasi. Akan tetapi keberhasilan tersebut tidak membuat kami tidak besar kepala, karena kami ingin semua karateka yang kami bina terus melahirkan prestasi,” ungkap Firdaus.

 

Terkait dengan bonus yang diberikan Lemkari kepada sejumlah karateka, Firdaus menyatakan, reward dimaksudkan untuk menambah semangat para atlet agar tetap berprestasi untuk kepentingan duta-duta olahraga Lemkari  yang bakal bertan­ding di Porprov XII di kabupaten Limapuluh Kota pada bulan Desember mendatang.

 

Sementara itu Komtek Lemkari Sumbar Su­trisno Abu Bakar juga berpesan kepada ke 26 karateka yang lulus dari sabuk coklat ke sabuk hitam harus siap menciptakan dojo baru dalam misi me­ngembangkan kader dan perpanjangan tangan dewan guru di Sumatera Barat.

 

”Kami akan gagal mendidik karateka baru naik tingkat dari sabuk coklat ke sabuk hitam ini apabila mereka tidak berhasil mendirikan Dojo. Mereka saat ini secara tidak langsung sudah resmi menjadi pelatih, bukan asisten pelatih lagi,” tuturnya. (cip)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!