Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 17:22:46 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Pada Salah Satu Risalah Aanwijzing, Pertanyaan Peserta tidak Dijawab

Sempat Molor 10 Hari, Pemenang Tender DAK Pendidikan Diumumkan

Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Sabtu, 13/10/2012 12:36 WIB • FAJAR RILLAH VESKY • 614 klik

Setelah mengalami penambahan waktu sebanyak 2 kali dan molor selama 10 hari, pemenang 8 tender proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumbar, akhirnya diumumkan. Pemenang diumumkan panitia yang diketuai staf Dinas Pekerjaan Umum Orlanda,  melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) milik Provinsi Sumbar, Jumat (12/10).

 

Berdasarkan data yang diunduh Padang Ekspres di LPSE Sumbar Jumat malam, diketahui,  pemenang 8 kegiataan pengadaan barang dan jasa dengan meman­faatkan DAK Pendidikan 2011-2012, berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia Air. Khusus pengadaan buku pengayaan, referensi dan buku panduan pendidik SD untuk 38 Se­kolah (DAK 2011) dengan nilai pagu paket sebesar Rp 1.982.080.000,-, panitia telah menetapkan tiga pe­menang.

 

Ketiga pemenang yang ditetapkan itu, sesuai dengan nomor urut, PT. Masscom Media dengan harga Pena­waran Rp 1.562.677.000,00-,  PT Jasa Grafika Indonesia dengan harga penawaran Rp 1.575.700.000,00, dan CV Prama Bento dengan harga pena­waran Rp 1.909.302.400,00,-. Ada­pun jumlah perusahaan yang me­ngajukan penawaran dalam kegiatan ini tercatat sebanyak 14 perusahaan.

 

Sedangkan dalam  kegiatan pe­nga­daan sarana TIK dan Multimedia SD  pembelajaran interaktif untuk 38 sekolah (DAK 2011), dengan kode Lelang4602016 dan nilai pagu paket sebesar

 

Rp 972.800.000,00,-, panitia menetapkan satu pemenang. Yakni, CV Gading Permata dengan harga penawaran sebesar Rp 922.626.­000,00. Adapun penyedia jasa yang mengajukan penawaran dalam tender ini tercatat sebanyak 8 perusahaan.

 

Selanjutnya dalam pengadaan alat peraga seni budaya dan keterampilan SD untuk 100 sekolah (DAK 2011) dengan nilai pagu paket sebesar Rp 350.000.000,00,-, panitia mene­tapkan CV Elvina sebagai pemenang. Badan usaha ini mengajukan pena­waran sebesarRp 332.728.000,00. Sementara, 7 perusahaan atau badan usaha lain yang ikut memasukkan penawaran, memiiliki harga pena­waran bervariatif.

 

Menariknya, dalam proses aan­wi­jzing kegiatan pengadaan alat peraga seni budaya dan keterampilan SD ini, panitia pengadaan diduga belum menjawab satupun pertanyaan yang diajukan penyedia jasa. Padahal, sesuai dengan peraturan, aanwijzing bertujuan untuk penjelasan mengenai substansi dokumen pengadaan, ter­masuk di dalamnya spesifikasi dan kuantitas barang yang akan diadakan, metode dan jadwal pengadaan, harga perkiraan sendiri (HPS) dan contoh dokumen.

 

Sementara, dalam kegaan penga­daan alat peraga pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan SD untuk 100 sekolah (DAK 2011) dengan kode lelang4600016 dan nilai pagu paket sebesar Rp1.380.000.000,00, tercatat sebanyak 8 perusahaan memasukkan penawaran kepada panitia. Dari 8 perusahaan tersebut, panitia menet­ap­kan CV Andromeda sebagai pemenang urutan I dengan harga penawaran sebesar Rp 1.312.300.000,00.

 

Lalu, dalam kegiatan pengadaan alat peraga pembelajaran bahasa SD  untuk 100 sekolah (DAK 2011) dengan nilai pagu paket dan nilai HPS paket sebesar Rp 1.055.000.000,00,-, pani­tia menetapkan 3 pemenang. Yakni,  Triasa Inti Mandiri dengan harga penawaran sebesar Rp 842.523.­000,00-, CV. Mutiara Serambi dengan harga Rp 895.774.000,00, dan CV Mita Meraih Sukses dengan harga penawaran Rp1.004.850.000,00. Adapun jumlah penyedia jasa yang mengajukan penawaran dalam tender dengan kode lelang 4599016 ini, tercatat sebanyak 10 penyedia jasa.

 

Sedangkan dalam kegiataan pe­nga­daan alat peraga pembelajaran IPA SD untuk 100 sekolah (DAK 2011) dengan kode lelang 4598016 dan nilai HPS paket  sebesar Rp 830.­000.­000,00,- panitia menetapkan PT. Guru Agung Mandiri sebagai peme­nang urutan I. Perusahaan ini me­ngajukan penawaran sebesar Rp 783.244.000,00,-. Sementara 10  perusahaan atau badan usaha lain yang menawar dalam tender ini, mengajukan harga penawaran ber­variatif.

 

Kemudian, dalam kegiatan alat peraga pembelajaran IPS SD untuk 100 sekolah (DAK 2011) dengan nilai pagu paket Rp 600.000.000,00,-, tercatat ada 10 penyedia jasa  yang mengajukan penawaran. Dari 10 penyedia jasa tersebut, panitia mene­tapkan 2 pemenang. Yakni, CV. Citra Sahabat sebagai pemenang urutan I dengan harga penawaran Rp 577.­500.000,00,- dan CV. Putra Bangsa sebagai pemenang urutan II dengan harga penawaran  Rp 591.250.­000,00,-.

 

Semen­tara dalam kegiatan penga­daan alat peraga pembelajaran Ma­tematika SD untuk  100 sekolah (DAK 2011) dengan kode Le­lang 4596016 dan nilai pagu paket Rp 979.­560.­000,00,- panitia juga mene­tapkan 2 pemenang. Yakni, CV Tam­bah Agung Sejahtera sebagai peme­nang urutan I dengan harga pena­waran Rp941.­886.­000,­00,- dan  CV Putra Bangsa sebagai pe­menang urutan II dengan harga pe­­nawaran Rp 972.840.000,00. Ada­­pun penyedia jasa yang me­ng­a­jukan penawaran dalam tender ini, ter­catat sebanyak 12 penyedia jasa.

 

Disisi lain, Ketua Panitia Penga­daan Barang dan Jasa Dinas proyek DAK Dinas Pendidikan Limapuluh Kota Orlanda belum berhasil di­minta komentarnya, terkait pe­ngumuman pemenang 8 kegiataan pengadaan barang dan jasa tersebut. Ketika dihubungi melalui nomor telepon gengamnya (08526­33223XX), nomor tersebut tidak aktif. Sehingga tidak diperoleh keterangan, kenapa pengu­muman tender lambat dilakukan. (***)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!