Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 17:22:42 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

SMAN 1 Bukittinggi RSBI Terbaik Sumbar

Padang Ekspres • Berita Pendidikan • Selasa, 09/10/2012 13:08 WIB • • 3745 klik

Bukittinggi, Padek—Sejak setahun terakhir, SMA Negeri 1 Bukittinggi, disebut-sebut tidak lagi tercatat sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Su­matera Barat. Namun menu­rut Ketua Tim Supervisi dan Evaluasi Program RSBI Dir­jen Pembinaan Pendi­dikan Menengah Kementerian Pen­didikan dan Kebudayaan (Ke­mendikbud) RI, Ali Nur­din, hingga saat ini, SMA Negeri 1 Bukittinggi, masih tetap sebagai salah satu dari 10 SMA yang masuk RSBI di Sumatera Barat.

 

“Oleh karena itulah, kami dari kemendikbud melaku­kan Supervisi dan Evaluasi selama tiga hari (Senin-Ra­bu,8-10/10) di SMA 1 Bukit­tinggi, salah satu dari 10 SMA RSBI di Sumatera Barat,”kata Nurdin, didampingi dua ang­gota tim Lili Efita, Elwinetri, pengawas pendidikan me­nengah Disdikpora Bukit­tinggi, Adri Gani dan Riza Putra Senin (8/10).

 

Bahkan menurutnya, hing­ga kini SMA Negeri 1 Bukittinggi tercatat masuk RSBI terbaik di Sumatera Barat. ”Dari 10 SMA RSBI itu, adalah Kota Padang (SMAN 1, SMAN 3 SMAN 10), Paria­man (SMAN 1 Lubukalung), SMAN 1 Padangpanjang, Bu­kit­tinggi (SMAN 1 dan SMAN 3), SMAN 1 Payakumbuh, Pasaman (SMAN 1 Lubuk Sikaping) dan Pesisir selatan SMAN 2 Painan),"jelasnya.

 

Tim Supervisi dan Eva­luasi Program RSBI itu, sela­ma delapan hari di Bukit­tinggi, selain melakukan su­per­visi dan evaluasi di SMAN 1 Bukittinggi, juga melakukan hal yang sama di SMA 3, SMAN 5  Model  dan MAN 1 Model Bukittinggi.

 

Hasil dari kegiatan itu, kemudian Ke­mendiknas akan melanjutkan pembinaan ter­hadap keku­rangan serta mem­bantu m­e­ng­atasi ken­dala yang di­ha­dapi SMA RSBI di Sumbar.

 

Sementara itu, menurut pengawas Adri Gani, Riza Putra dan waka manajemen mutu Yusrizal, terjadinya hembusan yang mengatakan SMAN 1 Bukittinggi telah terhapus dari RSBI, ke­mung­kinan karena banyak ca­lon siswa yang tak tertam­pung di sekolah ini. Sebab, setiap tahun ajaran baru datang, mayoritas lulusan SLTP baik dalam kota maupun luar kota menginginkan melanjutkan sekolah di SMAN 1.

 

Sesuai aturan, perek­ru­tannya, dilakukan sejak calon siswa terbaik masih duduk dibangku SLTP. Akibatnya, baik orang tua maupun calon siswa yang tak tertampung merasa kecewa. Lalu, ber­upaya mengkerdilkan SMAN 1 Bukittinggi yang sudah punya nama besar secara nasional, dengan cara meng­hembuskan informasi yang tidak benar.

 

“Dengan adanya penega­san dari kemendikbud ini, kita harapkan masyarakat yang kecewa lantaran anak­nya tak tertampung SMA RSBI Bukittinggi, tidak lagi menghembuskan informasi yang tidak benar,”kata Kepala SMA Negeri 1 Bukittinggi, Taswar. (rul)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!