Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 15:03:36 WIB
METROPOLIS

Harga Emas Kembali Naik

Padang Ekspres • Senin, 08/10/2012 13:18 WIB • • 1497 klik

Pasar Raya, Padek—Harga emas di Pasar Raya kembali mengalami kenaikan. Harga emas murni dua minggu lalu bertengger pada posisi Rp 1.340.000, namun kemarin harga tersebut naik pada posisi Rp 1.370.000. Aki­bat­nya, ma­syarakat berbondong-bon­dong menjual emas. Se­men­tara pembelian terhadap lo­gam mulia tersebut menu­run.

 

Pantauan Padang Eks­pres di beberapa toko emas di Kop­pas Plasa seperti toko mas Murni dan toko emas Cantik, terlihat banyak masyarakat datang menjual emas. Se­men­tara masyarakat membeli emas bisa dihitung jari.

 

Afdal, 28, karyawan toko mas Murni mengatakan, ke­naik­an harga emas tersebut disebabkan krisis harga emas  di dunia terutama di Eropa. “Saya memprediksi harga emas akan terus mengalami kenaik­an setiap minggunya, namun kenaikan tersebut be­lum bisa dipersentase,” ujar­nya.

 

Bukan hanya di Toko Mas Murni, di toko emas Cantik juga mengalami kenaikan har­ga. Dua minggu sebelum­nya harga emas berada pada po­sisi Rp 1. 300.000, namun pa­da minggu ini harga emas be­­rada di posisi Rp 1.350.000. “Hing­ga kini ma­sih belum ada tan­da-tanda harga emas akan turun,” ujar Halim, 25, karya­wan toko Mas cantik.

 

Eviarni, 36, warga Pauh, me­ngaku bukan membeli emas melainkan menjual emas. “Dengan menjual ini men­dapatkan keuntungan yang lebih besar,” harapnya. (mg18/mg20)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!