Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 01:24:24 WIB
PRO SUMBAR

Lagi, Pelajar Baku Hantam di Imam Bonjol

Padang Ekspres • Minggu, 30/09/2012 07:54 WIB • • 975 klik

Padang, Padek—Tiada hari tanpa tawuran pelajar. Agak­nya ungkapan ini pantas dibe­rikan kepada pelajar di Kota Padang. Sebulan terakhir, entah berapa kali terjadi tawu­ran. Bahkan, sehari kemarin (29/9), dua kali terjadi aksi tawuran. Dua pelajar diaman­kan di Mapolresta Padang dan diberikan pembinaan.

 

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, tawuran pertama kali terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol. Puluhan pelajar terlibat baku hantam dan saling serang menggunakan balok kayu. Diduga pelaku tawuran terse­but adalah pelajar SMK Mu­hammadiyah, SMK Bukit Bari­san dengan SMK Tamsis Pa­dang.

 

Beruntung petugas kepo­lisian Polresta Padang cepat turun ke lokasi, sehingga tawu­ran berhasil dihentikan. Pulu­han pelajar yang terlibat baku hantam berhamburan mela­rikan diri. Namun, seorang di antaranya berhasil diamankan petugas kepolisian berinisial YR.

 

Aksi tawuran kedua terjadi se­kitar pukul 16.00 WIB di tem­pat sama. Ini merupakan ke­lanjutan tawuran sebe­lum­nya. Puluhan pelajar kembali terlibat baku hantam dan sa­ling lempar batu. Kali ini FN diamankan kepolisian.

 

Tawuran ini juga me­nga­kibatkan seorang terkena lem­paran batu di kepala. Namun ketika ditemui Padang Eks­pres, warga tersebut tidak mau melaporkan kejadian yang menimpanya. ”Saya tidak sem­pat melapor, kerjaan saya banyak dan ada urusan yang harus saya kerjakan,” ujarnya berlalu pergi.

 

Pengakuan YR di SPKT, dia mengaku berasal dari SMK Muhammadiyah. ”Lawan kami dari SMK Tamsis Pak,” ujar­nya.

 

Menurut pengakuannya, pemicu tawuran tersebut bu­kanlah dari sekolahnya. ”Bu­kan kami yang mulai duluan pak,” ujarnya.

FN yang juga tertangkap dalam aksi tawuran tersebut mengaku, ia berasal dari SMKN 5 Padang. Namun sete­lah ditanya lagi, FN mengaku dari SMA Bukit Barisan. Dia berkilah tidak terlibat dalam tawuran tersebut.

 

Kedua pelajar yang terja­ring tersebut diberikan pem­binaan oleh kepolisian. Ram­but mereka pun di pelontos. Kanit SPKT Polresta Padang Ipda Harmon mengatakan, pihak sekolah dan orangtua kedua pelajar akan dipanggil. ”Untuk sementara, keduanya kami berikan pembinaan,” ujarnya. (w)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!