Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 00:32:44 WIB
RAKYAT SUMBAR

Pemprov Coret Asuransi Ramayana

Klaim Dinilai tak Sesuai Polis

Padang Ekspres • Rabu, 26/09/2012 12:43 WIB • • 1399 klik

Padang, Padek—Pemprov Sumbar mencoret PT Asuransi Ramayana ikut tender asuransi aset bangunan pemerintahan di tahun 2013 mendatang. Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Ka­sim kecewa dengan keti­dak­jelasan polis asuransi yang dibe­rikan terhadap rumah dinasnya yang terbakar pada 11 November 2011 lalu.

 

“Tahun 2013, PT Asuransi Rama­yana, tidak dipakai lagi. Ki­ta kecewa dengan kinerjanya. Ki­ta mengansuransikan bangu­nan untuk  keamanan, bukan me­­­nim­bulkan masalah baru,” ujar Wagub Sumbar Muslim Ka­sim di kantornya, kemarin (25/9).

 

Polemik klaim asuransi ru­mah wagub sudah terjadi sejak Maret lalu. Dalam hitungan Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, rehabilitasi sebagian rumah dinas wagub yang terbakar sekitar Rp 206 juta. Hasil hitu­ngan kerugian itu direko­men­dasikan ke PT Asuransi Rama­yana. Namun, tanggal 15 Maret, PT Asuransi Ramayana hanya mau mencairkan dana di bawah yang diajukan. “Nilainya tak sebanding. Maka­nya, selaku Wagub Sumbar, saya minta PT Asuransi Ramayana tidak diper­bolehkan ikut tender lagi. Mere­ka tidak kooperatif. Akibat tidak jelasnya klaim asuransi itu, Pemprov terpaksa memasuk­kannya ke APBD-Perubahan 2012,” ucapnya.                                              

 

Kontrak PT Asuransi Rama­yana sendiri sudah habis 21 September lalu, dengan jumlah premi Rp 648 juta. “Untuk 70 rumah dinas, premi untuk 2013 sebanyak Rp 800 juta. Masih dalam proses tender,” ujarnya.

 

Marketing PT Asuransi Ra­ma­yana David ketika dikon­firmasi mengatakan, jumlah dana yang dicairkan telah sesuai hi­tungan dan nilai kontrak ba­ngu­­nan awal senilai Rp 183 juta. “Ni­lai awal itu di bawah harga jual. Klaim yang kita berikan se­suai hitungan yang berlaku di du­nia asuransi. Bangunan yang di­asuransikan adalah kompleks ru­mah Wagub Gubernur Sum­bar. Ja­di seluruhnya sudah men­ca­kup. Standarnya begitu,” sebutnya.

 

Bidang Klaim PT Asuransi Ramayana Ihsan  menye­but­kan, penilaian terhadap ganti rugi atau klaim kebakaran rumah dinas wa­gub sudah melibatkan tim yang tahu dengan teknis bangu­nan. Nilai rumah dinas wagub dalam kontrak premi asuran­sinya di bawah harga pasar dan jumlah sebesar Rp 183 juta untuk satu kompleks. Sebab, dalam kontraknya tidak ada rincian aset dan mobiler yang berbunyi se­hing­ga ada berbe­daan persepsi dalam menilai klaim tersebut. “Ka­mi sudah me­nyampaikan kepada Biro Aset Setprov Sum­bar, surat per­setujuan ganti rugi atau klaim te­patnya pada 15 Ma­ret 2012, ta­pi pihak biro aset be­­lum menyetujui,” ujarnya. (ayu)

 

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!