- 13:32 WIB
- 13:30 WIB
- 13:27 WIB
- 13:24 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:21 WIB
- 13:15 WIB
Google Blokir Film Anti-Islam
Artis Pemeran Gugat Produser ke Pengadilan
Padang Ekspres • Jumat, 21/09/2012 14:03 WIB • • 369 klik
Singapura, Padek—Protes luas dan aksi demonstrasi terkait peredaran film anti-Islam di seluruh dunia belum mereda. Menyikapi kemarahan umat Islam terhadap tayangan yang secara nyata menghina dan merendahkan Nabi Muhammad SAW itu, raksasa internet Google kemarin (20/9) resmi menutup akses untuk melihat film Innocence of Muslims di Singapura.
Situs YouTube terkait klip film yang berdurasi sekitar 14 menit tersebut diblokir. Pengguna internet yang mencoba mengakses film itu lewat situs berbagi video milik Google tersebut akan menemukan pesan di layar monitor dengan kalimat: ”Konten tidak lagi tersedia di negara Anda karena dicabut atau dihapus atas permintaan pemerintah”.
Google juga melakukan hal yang sama di Malaysia dan Indonesia. ”Di negara-negara di mana kami punya saluran YouTube secara lokal, kami akan melarang akses terhadap video yang dianggap ilegal oleh negara tersebut setelah melalui pertimbangan,” ujar seorang juru bicara Google melalui surat elektronik kepada Agence France-Presse.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Singapura menyatakan bahwa pertimbangan keamanan menjadi alasan di balik permohonan mereka terkait pemblokiran akses film Innocence of Muslims tersebut kepada Google. ”Film itu telah menyulut demonstrasi luas yang berujung kekerasan dan kerusuhan hingga menelan korban jiwa serta luka-luka di berbagai belahan dunia. Termasuk, negara di kawasan regional,” terang pernyataan resmi kemendagri Singapura. ”Penyebaran film itu dikhawatirkan bisa menimbulkan ketidakharmonisan dan sikap permusuhan antarkelompok masyarakat yang berbeda di Singapura,” tambahnya.
Mayoritas penduduk Singapura adalah etnis Tionghoa. Tetapi, terdapat banyak etnis minoritas di negara pulau itu. Termasuk, Melayu yang mencapai 13,4 persen dari jumlah penduduk Singapura sekitar lima juta jiwa.
Negara tersebut pernah dilanda kerusuhan rasial pada 1960-an. Sejak saat itu pemerintah Singapura selalu bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya memantik ketegangan komunal.
Gugat Produser
Sementara itu, salah seorang aktris yang mengaku tertipu karena ditampilkan dalam film Innocence of Muslims mengajukan gugatan kepada sang produser, Sam Bacile alias Nakoula Basseley Nakoula. Artis yang bernama Cindy Lee Garcia itu juga minta pengadilan agar memerintahkan klip film tersebut diblokir dari YouTube di seluruh dunia.
Gugatan Garcia diajukan Rabu lalu (19/9) di pengadilan Los Angeles, AS. Dalam gugatan itu, Garcia menyatakan dirinya tidak tahu bahwa film dengan anggaran atau biaya rendah itu memiliki muatan anti-Islam. Selain itu, kata dia, skrip atau skenario yang diterimanya pada awal mula sama sekali tidak menyebut nama Nabi Muhammad. Begitu pula tidak disinggung soal film tentang agama atau materi seksual.
Gugatan itu juga menerangkan bahwa Garcia awalnya mengikuti casting lewat iklan. Dia kemudian lolos tampil dalam film petualangan sejarah Mesir kuno yang berjudul Desert Warriors. Dialog-dialog dalam film itu kemudian disulihsuarakan (dubbing). Lalu, isi cerita secara tiba-tiba berubah, termasuk di dalamnya terdapat pesan anti-Islam.
”Film itu melecehkan dan sangat menjijikkan,” ujar M. Cris Armenta, pengacara Garcia, dalam surat gugatan itu. Apalagi, ungkap dia, kliennya telah menerima ancaman pembunuhan sejak film itu beredar dan menjadi sorotan. ”Dia juga tidak bisa lagi merawat cucunya,” tegasnya.
Pengacara Garcia juga berencana memohon pada pengadilan Los Angeles supaya mengeluarkan putusan secepatnya.”Gugatan ini bukan bertujuan untuk menyerang Amandemen Pertama (Konstitusi AS) atau hak warga AS untuk menyatakan pendapat. Namun, hanya untuk meminta agar pengadilan menghapus konten kontroversial tersebut dari internet,” tulis gugatan tersebut.
YouTube telah menolak permohonan mencabut dan menghapus klip film itu sesuai gugatan Garcia. Melalui gugatannya, Garcia menyatakan bahwa mempertahankan akses film itu secara online sama dengan melanggar hak-hak dirinya agar klip itu tak dipublikasikan. Apalagi, film tersebut menodai privasi, dan mengalami pengubahan dialog saat proses produksi. (AFP/AP/cak/dwi)
[ Red/Administrator ]
Hari ini pengumuman ujian nasional (UN) SMA sederajat 2013 diumumkan kepada siswa. Rekapitulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ada 2.678.575 siswa dinyatakan lulus ujian. Sedangkan 8.851 siswa lainnya divonis gagal atau tidak lulus. Di tingkat provinsi, Sumatera Barat tak masuk sepuluh besar nasional, jauh kalah dari Bali yang menempatkan 5 siswanya di 12 besar tertinggi dengan nilai UN murni.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Tiga Polisi Diduga Gelapkan Mobil
Tungkek mambaok rabah mah ...........!
Anak Nagari Manggopoh Demo
Jaan amuah dikicuah lai..........................!
Masyarakat Sipil Cecar Kajati
Biasonyo rakyaik badarai nan kanai caca taruih.............................................................!