Kamis, 20 Juni 2013 - 11 Sya'ban 1434 H 02:47:58 WIB
RAKYAT SUMBAR

Pasbar Targetkan Surplus Beras

Padang Ekspres • Kamis, 20/09/2012 13:26 WIB • • 259 klik

Pasbar, Padek—Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mendorong petani menanam padi dua kali setahun untuk mening­katkan produksi padi nasional, surplus beras 10 juta ton. Hal itu juga akan membuat dana konti­ngensi (dana darurat ketahanan pangan) Pasbar dapat terwujud.

 

Demikian disampaikan Gu­ber­nur Sumbar Irwan Prayitno saat pencanangan penanaman padi di Talu, Kecamatan Talamau Selasa (19/9).

 

Irwan mengharapkan warga Pasbar mengoptimalkan peman­faatan lahan produktif demi me­ningkatkan perekonomian petani. “Dengan demikian, masyarakat akan lebih termotivasi dan lebih giat mengolah lahan untuk tana­man produktif, terutama padi,” ujarnya.

 

Bupati Pasbar Baharuddin R mengatakan, Pasbar diharapkan dapat menjadi daerah penyuplai beras tertinggi di Sumbar dan nasional. Menurutnya, Menu­rutnya Sekolah Lapang Penge­lolaan Tanaman  Terpadu (SLPTT) bertujuan untuk  pe­ning­katan produksi padi, disin­kronkan melalui program Pe­ningkatan Produksi Beras Na­sional (P2BN) dan didukung dengan adanya Bantuan Lang­sung Benih Unggul (BLBU).

 

“Dengan didirikannya penang­kar padi serta penggunaan benih unggul, hasil padi dapat me­ningkat,” kata Baharuddin.

 

Dia menjelaskan, program tersebut didukung perbaikan sarana dan prasarana irigasi, perbaikan kesuburan lahan, alat mekanisme pertanian dan pra­sarana transportasi. Untuk itu, menurutnya, program pemerintah daerah harus didukung ma­sya­rakat dengan membuat pernya­taan tidak akan menanam tana­man selain tanaman pangan.

 

“Ini supaya tidak terjadi alih fungsi lahan seperti yang terjadi di Kecamatan Kinali seluas 1.640 ha, Kecamatan Ranahbatahan seluas 970 ha dan Kecamatan Talamau seluas 320 ha. Kelompok yang menerima program tersebut men­capai 80 kelompok tani dengan luas areal 2 ribu hektare dengan jumlah dana Rp 5,2 juta per kelompok,” jelasnya.

 

Khusus Pasbar, daerah yang masuk program peningkatan produksi padi adalah Talamau sebanyak 36 kelompok tani (kel­tan)  seluas 900 ha dengan dana Rp 2.316.000.000, Kinali seba­nyak 11 keltan seluas 275 ha dengan dana Rp 707,8 juta dan Kecamatan Luhak Nan Duo se­banyak 7 keltan seluas 175 hektar dengan dana Rp 450.450.000.

 

Selain itu, Kecamatan Lem­bahmelintang dengan 17 keltan seluas 425 ha sebesar Rp 1.093.950.000 dan Sungai­be­remas 9 keltan seluas 225 ha dengan dana Rp 579.150.000. (roy)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Masokisme Politik BBM

DARAH sudah muncrat. Demonstrasi yang me­ngi­ringi kenaikan harga BBM telah mengakibatkan beberapa orang dari kalangan pendemo, polisi, dan wartawan luka. Ini tentu menyedihkan. Yang lebih menyedihkan, mengapa bangsa kita tak jua bisa lepas dari ”ritual menyakitkan” seperti ini. Dari waktu ke waktu, selalu terjadi trilogi maut: kenaikan harga BBM-pertengkaran politik-demo keras. Ketika para pemangku kepentingan sibuk bertikai, harga barang lain sudah menyelinap naik.

Perawat tak Familiar

-

Assalamualaikum wr wb, yth pimpinan RS M Djamil, sekadar masukan demi memajukan M Djamil. Kami baru pulang dari Jakarta dan HD kebetulan di RSCM Pusat kami rasakan disana layanan sangat bagus, perawatnya ramah-ramah, mereka diajarkan ilmu psikologi untuk melayani pasien tidak seperti di M Djamil yang perawatnya tidak familiar, terutama yang berinisial D, amat kasar mulutnya sama pasien. Jadi kalau masih tetap begini pelayanan M Djamil kami yakin tidak akan dapat untuk menjadi status layanan internasional. Semoga para pimpinan memperhatikannya. Wasaallam pasien HD, Selasa-Jumat CC Ibu kepala Dinkes Sumbar

Rabu, 19 Juni 2013

Siswa Luar Serbu Padang

Batambah macet Padang mah.....................................!


Angin Ribut Landa Solok

Hati-hati beko talendo..........................!


Hanya 67 Persen Nikmati Air Bersih

Lai ndak sakik diare salabiahnyo tu..........................................?