- 12:39 WIB
- 11:28 WIB
- 12:42 WIB
- 13:11 WIB
- 13:10 WIB
- 13:07 WIB
- 13:07 WIB
- 13:05 WIB
- 13:03 WIB
- 12:54 WIB
Kab. Agam
Tingkatkan Protein Pakan Ikan
Tim BPPT Riset di Danau Maninjau
Padang Ekspres • Berita Sumber Daya Alam • Kamis, 20/09/2012 12:32 WIB • • 237 klik
Agam, Padek—Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kementerian Riset dan Teknologi guna meningkatkan protein pakan ikan.
Objek penelitiannya dipilih Danau Maninjau, yang banyak terdapat keramba ikan milik masyarakat. Hal itu terungkap dalam temu ramah Bupati Agam Indra Catri dengan rombongan dari BPPT di rumah dinas bupati, Padang Baru Lubukbasung, Selasa (18/9).
Rombongan BPPT berjumlah 20 orang, dipimpin Direktur Teknologi Produksi Pertanian Pusat, Ninie Yustiningsih. Ninie mengatakan riset dilakukan menjadi salah satu bentuk kajian mendasar guna meningkatkan kadar protein pada pakan ikan. Riset di Danau Maninjau, karena potensi ikannya sangat besar.
”Kami berharap, animo masyarakat bisa mempermudah kami dalam riset,” harap Ninie.
Riset dilakukan 2 hari. Mereka melakukan uji coba protein rekomenia, pembuatan pakan ikan, dan bahan baku lokal.
Ahli pakan ikan Dedi Yani Harto mengatakan, tahap awal mereka lebih fokus pada bahan baku ikan yang lebih baik, yaitu salah satunya memanfaatkan limbah ikan di Danau Maninjau yang sudah mati. Lalu, diproduksi jadi tepung ikan dan diaduk dengan pakan ikan lain sehingga mengandung sumber protein ikan tinggi.
”Ini bentuk dasar mengapa ikan tidak mau besar atau lama besar, ternyata terletak pada pakan ikan yang tak mengadung protein tinggi,” katanya.
Bupati Agam Indra Catri menyambut baik adanya riset dari tim BPPT. Harapannya, pengkajian dan penerapan teknologi yang dilakukan tersebut dapat membawa perubahan lebih baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Danau Maninjau khususnya, serta Agam pada umumnya.
Penelitian ini juga mesti aplikatif sehingga bisa diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Alam Maninjau merupakan sumber daya berbasis lokal yang luar biasa, ditambah hasil sampingan masyarakat yang beranekaragam seperti kakao, durian dan hasil tani lainnya. Sehingga dibutuhkan riset atau penelitian yang mendasar. Satu penelitian saja berhasil, akan mampu mengubah dunia,” katanya. (y)
[ Red/Administrator ]
Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat
Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung
Anak didik kini mada-mada..................!
Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar
Lai ndak adoh nan coret baju..................?
Nilai UN masih Meragukan
Baa baitu, caliak kunci tu.............................?